RADAR MALANG – Fenomena kopi keliling di Kota Malang terus mengalami perkembangan, bukan hanya dari sisi rasa dan menu, tapi juga dari konsep penyajian dan tampilan. Dua nama yang cukup menarik perhatian di kalangan mahasiswa dan warga sekitar adalah DNS Coffee dan Uta Caffe, yang masing-masing menghadirkan konsep berbeda namun tetap mengedepankan kenyamanan dan kepraktisan dalam menikmati segelas kopi.
DNS Coffee, yang baru beroperasi selama satu bulan terakhir, mengusung konsep unik dengan menghadirkan suasana seperti kafe sungguhan meskipun hanya menggunakan kendaraan keliling.
Menurut Rangga, pemilik DNS Coffee, tata letak gerobak atau stand DNS Coffee didesain menyerupai mini kafe dengan penataan meja saji dan aneka peralatan yang biasanya ada di cafe.
Hal tersebut membuat pelanggan merasa seolah-olah sedang beli di kafe beneran. "Untuk konsepnya kita langsung seduh disini se mas sama kayak teko-teko ini suasananya kayak di kafe," ujar Rangga saat ditemui pada Rabu (9/7).
Berbeda dengan DNS Coffee, Uta Caffe justru memilih pendekatan yang lebih praktis. Gerobaknya dirancang menyerupai penjual es krim keliling, dengan tampilan yang ringkas dan efisien.
Meski demikian, Uta Caffe tetap menyajikan berbagai varian kopi yang tak kalah menggoda. Penjualannya pun tetap laris manis karena cocok bagi konsumen yang ingin membeli kopi secara cepat tanpa harus menunggu lama.
Untuk menjaga kualitas, baik DNS Coffee maupun Uta Caffe menyajikan kopi secara dadakan atau freshly brewed. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesegaran dan rasa dari kopi tersebut. Rangga menjelaskan bahwa jika kopi sudah dicampur dan dimasukkan ke dalam cup lalu dibiarkan terlalu lama, maka rasanya akan menurun. "Ya kalau dadakan gini lebih enak mas, kalau kopinya sudah siap dalam cup gak bisa bertahan selama 3 hari," ungkapnya.
Selain itu, pengelolaan stok kopi juga dilakukan dengan sistem warehouse. Jika persediaan habis di lokasi jualan, mereka akan segera mengambil stok baru dari gudang penyimpanan mereka. Sistem ini memungkinkan mereka tetap siap melayani.
Konsep unik yang ditawarkan oleh kedua pelaku kopi keliling ini menjadi pembeda dari gerobak kopi keliling pada umumnya. Inovasi seperti ini membuktikan bahwa bisnis kopi keliling bukan hanya sekadar jualan kopi, melainkan juga menciptakan pengalaman ngopi yang menyenangkan, praktis, dan tetap berkualitas. (run)
Editor : A. Nugroho