Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mal Bertransformasi Jadi Tempat Rekreasi Alternatif

A. Nugroho • Minggu, 13 Juli 2025 | 22:15 WIB

 

 

 

 

 

 

Dua pengunjung mal menikmati wahana permainan kemarin. Mal kini mulai bertransformasi menjadi tempat rekreasi alternatif.
Dua pengunjung mal menikmati wahana permainan kemarin. Mal kini mulai bertransformasi menjadi tempat rekreasi alternatif.

 

MALANG KOTA – Mal kini tidak lagi hanya fokus sebagai pusat perbelanjaan semata. Tapi sudah mulai bertransformasi menjadi tempat rekreasi alternatif dengan memperbanyak tenant hiburan dan makanan untuk menarik pengunjung.

Regional Director Lippo Mall Jawa Timur Fify Trisjanti mengungkapkan, pihaknya menyadari adanya perubahan pola kunjungan masyarakat ke mal. ”Dulu, mal lebih banyak dikunjungi untuk belanja. Saat ini, pengunjung mencari tempat yang tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga bersantai dan beraktivitas bersama keluarga atau teman,” ujarnya.

Untuk itu, Lippo Mall menambah tenant sektor hiburan dan kuliner sebagai strategi meningkatkan jumlah pengunjung sekaligus mendorong transaksi di mal.

Sementara itu, Mall Manager Malang Town Square (Matos) Agus Saputera mengatakan, saat ini tenant

makanan dan minuman sudah mengisi 15 persen area mal dan ditargetkan naik menjadi 20 persen. Sedangkan tenant rekreasi telah mengisi 20 persen dengan target 30 persen.

”Ke depan, kami akan menambah restoran dan kafe yang tidak hanya menyajikan makanan, tapi juga menjadi tempat berkumpul dan menikmati suasana,” kata Agus.

Untuk sektor rekreasi, Matos juga akan menambah tenant. Mengenai jam operasional, Agus mengatakan kemungkinan penyesuaian jika antusiasme pengunjung meningkat.

Senada dengan Matos, Leasing Executive PT Mustika Taman Olympic (MOG) Peptina Magdalena menjelaskan, pihaknya sudah lebih dulu mengadopsi konsep ini dengan memperbanyak tenant makanan dan minuman serta rekreasi. Saat ini, sektor makanan dan minuman mengisi 25 persen tenant di MOG, dengan okupansi mal mencapai 99 persen.

”Untuk tenant tambahan saat ini belum ada, karena okupansi sudah sangat tinggi,” ujar Peptina. Di MOG juga sudah ada beberapa kafe seperti yang menjadi favorit pengunjung, sementara area rekreasi mengisi sekitar 30 persen dari total tenant. (aff/adn)

Editor : A. Nugroho
#Matos #Mal #malang