Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Murah Vs Nyaman, Dilema Kos Murah dan Kos Eksklusif di Kota Malang

A. Nugroho • Jumat, 18 Juli 2025 | 20:01 WIB

HEMAT: Kos murah hingga kos mewah jadi pilihan mahasiswa di Kota Malang
HEMAT: Kos murah hingga kos mewah jadi pilihan mahasiswa di Kota Malang

Radar Malang – Bagi mahasiswa perantau, kamar kos bukan hanya tempat beristirahat. Tinggal jauh dari keluarga, hidup mandiri, hingga belajar mengatur segalanya sendiri, menjadi pengalaman yang penuh memori untuk mereka.

Hal itu pula yang dirasakan Khusnul (22) dan Elok (21), dua mahasiswa di Kota Malang dengan pilihan kos yang berbeda.

Sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP), Khusnul dituntut untuk ekstra hemat dalam mengatur uang bulanan. Itulah mengapa ia memilih kos sederhana dengan harga sewa yang terjangkau.

“Aku kan penerima KIP-K, jadi aku harus pinter pinter atur duit. Kalau kosnya mahal, takut nggak cukup buat kebutuhan lain. Jadi aku prefer kos murah, yang penting air lancar, aman, sama bersih, kalo fasilitas lain menurutku sih bisa diakalin” kata Khusnul saat ditemui pada Rabu (16/7).

Untuk kebutuhan internet, Khusnul punya cara sendiri. Ia biasanya lebih sering mengerjakan tugas di kampusnya atau tak jarang juga menumpang di kos temannya. “Di kosku, kalo mau dapat akses sih sebenernya masih bisa, tapi ya bayar lagi Rp 50 ribu, ya menurutku uang segitu sih lumayan ya, bisa buat makan. Jadi aku ga ambil fasilitas wifinya deh. Kalau semua mau lengkap, aku takutnya uang bulanan dari KIP-K ku ga cukup,” tambahnya sambil tersenyum.

Di sisi lain, Elok justru punya pertimbangan berbeda. Ia sengaja menyiapkan dana lebih besar untuk tinggal di kos yang lebih lengkap fasilitasnya.

“Kalau aku mending bayar mahal sedikit, tapi fasilitasnya nyaman. Kamar mandi dalam biar ga rebutan, ada dapur, parkiran luas, balkon buat ruang jemur pribadi, sama gas di dapur umum selalu disediakan pihak kos. Malang juga kan dingin, jadi water heater menurutku juga penting, ” ujar Elok.

Bagi Elok, membayar sewa lebih mahal terasa sepadan dengan kenyamanan yang ia dapatkan. Dengan fasilitas memadai, ia bisa fokus kuliah tanpa harus repot memikirkan urusan sehari-hari.

“Kalau kosnya nyaman, mau nyuci gampang, masak gampang, motor aman. Jadi nggak ribet,” tambahnya.

Meski punya cara masing-masing, Khusnul dan Elok sama-sama sepakat bahwa kos adalah rumah kedua. Kebersihan dan kenyamanan tetap jadi prioritas, terlepas dari harga sewa.

“Menurutku sih mau murah atau mahal, sebenernya sama sama ada challengenya sendiri. Yang penting kampus bisa istirahat tenang,” tambah Khusnul.

Bagi para mahasiswa, pilihan kos bukan sekadar soal tempat tidur. Tapi juga tentang bagaimana belajar mandiri, menyesuaikan gaya hidup, dan memprioritaskan apa yang benar-benar penting. (alf)

Editor : A. Nugroho
#mahasiswa #malang #kos