MALANG – Program unggulan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Bhaktiku Negeri Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi digelar di Dusun Manting, Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Kegiatan ini mengangkat tema “Edukasi Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik” sebagai wujud hilirisasi hasil penelitian UMM yang berfokus pada pengelolaan lingkungan.
Tim PMM melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membedakan sampah organik dan anorganik, mulai dari pengertian, manfaat, hingga dampak negatif jika tidak dilakukan pemilahan. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat desa untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi pencemaran.
Selain memberikan materi, tim PMM juga menyerahkan bantuan fisik berupa tempat sampah organik dan anorganik kepada Kepala Desa Tawangsari sebagai perwakilan masyarakat Dusun Manting. Penyerahan ini menjadi simbol komitmen UMM dalam mendukung upaya pengelolaan sampah berkelanjutan di wilayah pedesaan.
Kepala Desa Tawangsari mengapresiasi inisiatif mahasiswa UMM. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi warga kami. Semoga edukasi ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi bisa terus menjadi kebiasaan yang positif,” ujarnya.
Kegiatan PMM Bhaktiku Negeri ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi masyarakat untuk menerapkan pemilahan sampah secara konsisten, sehingga lingkungan Dusun Manting dapat terjaga kebersihannya dan kualitas hidup warganya meningkat.
Editor : A. Nugroho