Ngaling merupakan istilah yang memiliki makna ganda. Dua makna yang dimilikinya cukup berlawanan. Makna pertama ngaling yakni mengelak atau tidak mengaku.
Dalam Bahasa Jawa, ngaling memiliki arti sekat atau penutup. Ketika orang mengelak atau tidak mengaku, bisa diartikan sedang menutupi suatu kebenaran.
Sedangkan penggunaan ngaling lainnya sesuai dengan arti harfiah. Yaitu ketika ada seorang yang menghalangi pandangan atau menghalangi jalan. ”Kalau untuk menghalangi pandangan biasanya menggunakan istilah ngaling-alingi,” kata Pengamat Bahasa Malangan Restu Respati.
Dia menambahkan, penggunaan kata ngaling juga digunakan masyarakat Bali. Maknanya hampir sama. Di Bali, aling-aling memiliki arti pembatas gapura dan halaman rumah. (adk/by)
Editor : Aditya Novrian