Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

KA Dhoho Tabrak Truk Bermuatan Pasir di Perlintasan Blitar, Diduga karena Mesin Mati Mendadak

Afida Rahma Tsabita • Rabu, 29 April 2026 | 10:15 WIB
KA Dhoho menabrak truk bermuatan pasir yang mogok di perlintasan Blitar, pada Selasa (28/4). (@tinaaulia50)
KA Dhoho menabrak truk bermuatan pasir yang mogok di perlintasan Blitar, pada Selasa (28/4). (@tinaaulia50)

BLITAR, RADAR MALANG – Sebuah truk dan kereta api terlibat kecelakaan di perlintasan sebidang JPL 190 kilometer 120+448, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, pada Selasa (28/4) pukul 21.45 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan KA 408 commuter line Dhoho relasi Kertosono–Malang dan truk Hino bernomor polisi DA 1898 TI. Insiden itu menyebabkan bagian depan truk bermuatan pasir tersebut mengalami kerusakan berat. 

Baca Juga: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, Ini Kronologi Lengkapnya

"Kami sampaikan kejadian sekitar pukul 21.45 WIB, terjadi kecelakaan antara KA Dhoho dengan dump truck," ujar Kanit Laka Lantas Polres Blitar Kota, Ipda Suratno.

Lebih lanjut, ia menjelaskan truk yang dikendarai oleh Andung Guritno (39), warga Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri ini awalnya melaju dari arah utara ke selatan. Namun, saat akan melintasi rel JPL Nomor 190, bunyi sirine peringatan sudah terdengar dan palang pintu sudah ditutup.

Truk bermuatan pasir tersebut tidak dapat menghindar karena mesin kendaraan yang tiba-tiba tidak berfungsi. Tabrakan kuat antara kereta api dengan bagian depan dump truk pun tidak bisa dihindari.

Baca Juga: Korban Tabrakan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur Bertambah Menjadi 15 Orang, Ini Daftar Lengkap Identitasnya

"Benturan dengan truk HINO berwarna hijau yang melintas dari arah utara Jalan Imam Bonjol. Awalnya melaju seperti biasa, tapi mesin truk diduga tiba-tiba mati saat palang kereta api diturunkan," ungkapnya.

Insiden tersebut juga menyebabkan lokomotif KA Dhoho mengalami masalah teknis karena kran plug yang putus. KAI Daop 7 Madiun segera mengambil tindakan dengan bekerja sama dengan PPKA, petugas keamanan, dan tim sarana. 

Proses pengangkatan truk selesai sekitar pukul 22.00 WIB, sedangkan perbaikan lokomotif kereta api selesai pada pukul 22.35 WIB. KA Dhoho kemudian kembali mundur ke Stasiun Blitar dalam pengawasan petugas sebagai prosedur keselamatan.

Baca Juga: Ratusan Penumpang Kereta Api Jayabaya Terdampak Insiden Kereta Bekasi

"Untuk kereta api terpaksa kembali mundur ke Stasiun Blitar untuk diganti dulu, agar bisa melanjutkan perjalanan," terangnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sopir truk dan kernetnya MNE (24) berhasil menyelamatkan diri sebelum tabrakan terjadi. Sementara itu, masinis dan asisten masinis juga dipastikan selamat. 

Editor : Aditya Novrian
#Blitar #truk #kereta api #kecelakaan