Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Semakin Erat! Dubes Rusia Sergey Tolchenov Tegaskan Dukungan Energi dan Antariksa untuk Indonesia

Satya Eka Pangestu • Selasa, 5 Mei 2026 | 12:13 WIB
RENCANA BESAR: Indonesia Gandeng Rusia Bangun Pelabuhan Antariksa Pertama di Biak Papua. (Sumber: Istimewa)
RENCANA BESAR: Indonesia Gandeng Rusia Bangun Pelabuhan Antariksa Pertama di Biak Papua. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, RADAR MALANG - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergey Tolchenov, menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara dengan ketahanan energi yang sangat kuat di tengah dinamika geopolitik global saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam diskusi bilateral yang menyoroti rencana pengiriman minyak perdana Rusia ke Indonesia dalam waktu dekat melalui skema kerja sama antarperusahaan (Business-to-Business).

Baca Juga: Diplomasi Moskow Berhasil, Indonesia dan Rusia Sepakati Kerja Sama Energi Jangka Panjang

"Saya sangat yakin bahwa Pertamina dan perusahaan Rusia akan menemukan jalan untuk memastikan tidak ada krisis energi besar di Indonesia," tegas Sergey Tolchenov yang kami kutip dalam sesi wawancara eksklusif pada Selasa (28/4/2026). 

Beliau menambahkan bahwa kemitraan strategis ini merupakan kelayakan bagi Indonesia sebagai negara besar dengan potensi ekonomi yang sangat luas di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: Dinilai Berani, Rusia Jadi Negara Pertama yang Akui Pemerintahan Taliban di Afghanistan

Selain sektor energi, Rusia juga berkomitmen mendukung keberlanjutan proyek antariksa Indonesia melalui pembangunan pelabuhan antariksa atau spaceport di Biak, Papua.

Kolaborasi ini melibatkan organisasi riset BRIN dan perusahaan Roscosmos untuk memperkuat ekosistem teknologi dirgantara nasional, termasuk rencana pelatihan kosmonot Indonesia guna meningkatkan kapasitas teknologi tinggi di masa depan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Potongan Aplikator 8%, Ini Keuntungan yang Dirasakan Pengemudi dan Pelanggan

Upaya mempererat hubungan ini juga tercermin dari frekuensi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin yang telah bertemu sebanyak empat kali terakhir pada Senin (13/04/2026) di Kremlin, Moskow. 

Terpantau peningkatan volume perdagangan yang tercatat naik signifikan hingga 40 persen pada awal 2025 menjadi bukti konkret bahwa kedua negara sedang berada dalam jalur kerja sama strategis yang semakin mendalam dan saling menguntungkan.

Baca Juga: Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Terancam Dilaporkan Terkait Ujaran Kebencian dan Serangan Personal di Media Sosial

Editor : Aditya Novrian
#Pulau Biak #Bandar Antariksa #indonesia #kerja sama bilateral #Rusia