Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Imbas Kiai Lecehkan Belasan Santriwati, Ponpes di Mesuji Lampung Dibakar Massa

Satya Eka Pangestu • Selasa, 12 Mei 2026 | 09:11 WIB
DIBAKAS MASSA: Massa Mengamuk di Mesuji Lampung, Bakar Fasilitas Ponpes Milik Terduga Pelaku Asusila. (Sumber: Istimewa)
DIBAKAS MASSA: Massa Mengamuk di Mesuji Lampung, Bakar Fasilitas Ponpes Milik Terduga Pelaku Asusila. (Sumber: Istimewa)

LAMPUNG, RADAR MALANG - Ratusan warga membakar bangunan Pondok Pesantren Nurul Jadid di Desa Tanjung Mas Jaya, Kabupaten Mesuji, Lampung pada Jumat (08/05/2026) malam hari. 

Aksi anarkis ini dipicu imbas pengasuh pondok berinisial MFS telah melakukan pelecehan terhadap belasan santriwatinya sejak tahun 2025 lalu. 

Baca Juga: Kiai Cabul Asyari Tertangkap! Kuswandi Akui Terima Rp150 Juta dari Menantu Kiai Pati untuk Cari Pengacara

Puncak kemarahan warga muncul karena MFS dianggap mengabaikan kesepakatan untuk meninggalkan wilayah tersebut setelah kasus hukumnya dinilai berlarut-larut. 

Kronologi Pembakaran dan Perusakan Pondok Pesantren Nurul Jadid

Aksi massa bermula saat warga menyadari keberadaan MFS yang kembali ke pondok pesantren meski sebelumnya telah diusir masyarakat.

Baca Juga: Perjuangan Keluarga Balita Korban Pelecehan Seksual yang Mencari Keadilan

Warga sempat memberikan tenggat waktu hingga pukul 00.00 WIB bagi MFS untuk keluar, namun tidak ada respons hingga menyulut emosi massa.

Akibatnya, rumah pengasuh, dapur, dan mes pengajar ludes terbakar, sementara gedung sekolah mengalami kerusakan parah pada bagian kaca jendela.

Baca Juga: Fakta Miris! Kasus Pelecehan Seksual terhadap Santri Kerap Terjadi, Berikut Riwayatnya

Langkah Hukum dan Kondisi Terkini Pondok Pesantren

Saat ini, area pondok pesantren telah dipasangi garis polisi dan sejumlah personel kepolisian disiagakan di lokasi untuk mencegah aksi susulan.

"Masyarakat meminta pondok ini ditutup dan pengurus diminta keluar, namun karena tidak diindahkan, amarah massa memuncak," ungkap perwakilan pemerintah setempat.

Baca Juga: LBH Dorong Korban Pelecehan di Kampus untuk Berani Lapor Kepada Pihak Penegak Hukum

Pihak Satreskrim Polres Mesuji kini tengah melakukan penyelidikan intensif terkait kasus dugaan asusila sekaligus tindakan pembakaran yang dilakukan oleh warga.

Editor : Aditya Novrian
#Ponpes Dibakar #Ponpes Mesuji #santriwati #Kasus pelecehan seksual #kiai cabul