Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Indeks Kepuasan Jemaah Haji 2026 Ditarget Meningkat, Kemenag Ungkap Strategi Terbaru

Anna Tasya • Kamis, 21 Mei 2026 | 15:16 WIB
Ilustrasi ibadah haji
Ilustrasi ibadah haji

RADAR MALANG – Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan kenaikan Indeks Kepuasan Jemaah Haji (IKJH) pada pelaksanaan ibadah haji 2026. Indikator tersebut menjadi tolak ukur penting bagi pemerintah dalam menila kualitas layanan dan tingkat keberhasilan penyelenggaraan haji bagi para jemaah.

Faisal Ali Hasyim menegaskan bahwa selurush tahapan penyelenggaraan ibadah haji harus mampu menghadirkan pengalaman yang baik bagi jemaah. Ia berharap para jemaah dapat merasakan keamanan dan kenyamanan sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.

Pernyataan tersebut disampaikan Faisal saat memberikan arahan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Jakarta Timur. Menurutnya, tingkat kepuasan jemaah sangat dipengaruhi oleh kualitas pelayanan yang diberikan secara optional.

Data  statistik menunjukkan tren kepuasan jemaah haji terus mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir. Pada 2023, nilai indeks kepuasan tercatat sebesar 85,83 dan kembali naik menjadi 88,20 pada penyelenggaraan haji 2024.

Baca Juga: Prabowo Bentuk BUMN Khusus Ekspor Batu Bara hingga Sawit, Klaim Bisa Selamatkan Kebocoran Negara

Upaya peningkatan kepuasan jemaah dilakukan melalui penguatan sistem pelayanan yang terbagi dalam dua sektor utama, yakni domestik dan internasional. Kedua sektor tersebut dinilai harus berjalan seimbang agar jemaah memperoleh pengalaman ibadah yang aman, nyaman, dan optimal.

Adapun sejumlah aspek layanan yang menjadi fokus prioritas Kementerian Agama meliputi:

Layanan Dalam Negeri

Layanan ini mencakup kesiapan fasilitas embarkasi, kelancaran proses penerbangan, pengurusan dokumen administrasi, hingga perlindungna asuransi bagi jemaah.

Layanan Luar Negeri

Layanan ini meliputi transportasi di Arab Saudi, kualitas konsumsi atau katering, penyediaan akomodasi di kawasan Armuzna, serta pendampingan ibadah selama di Tanah Suci.

Kementerian Agama menghadirkan 10 inovasi pada musim haji tahun ini, seperti percepatan imigrasi, QR Code pada gelang jemaah, hotel full musim di Madinah, katering dengan cita rasa Indonesia, tambahan katering di Makkah, penandaan paspor dan koper, pengalihan porsi ahli waris, pencetakan visa, layanan Konsultan Ibadah, serta pembentukan tim Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (P3JH).

Editor : Aditya Novrian
#ibadah haji #jemaah haji #kemenag