Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Menag Nasaruddin Nyatakan Masjid Istiqlal Stop Bagikan Daging Kurban secara Langsung

Satya Eka Pangestu • Rabu, 27 Mei 2026 | 17:37 WIB
URGENSI EFISIENSI: Menag Prioritaskan Jalur Komunitas Dan Panti Asuhan Bagi Penerima Daging Kurban Tahun Ini. (Sumber: Istimewa)
URGENSI EFISIENSI: Menag Prioritaskan Jalur Komunitas Dan Panti Asuhan Bagi Penerima Daging Kurban Tahun Ini. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, RADAR MALANG - Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengumumkan bahwa Masjid Istiqlal Jakarta tidak akan lagi membagikan daging kurban secara langsung kepada masyarakat setempat.

Keputusan resmi mengenai perubahan sistem manajemen kurban tingkat nasional ini disampaikan di Jakarta pada Selasa, (26/05).

Baca Juga: Apakah Indonesia Siap Perang? Ini Jawaban Yusril Mahendra

Kebijakan drastis tersebut diambil demi menjamin aspek ketertiban umum serta memastikan penyaluran logistik keagamaan dapat berjalan tepat sasaran. 

Langkah pengetatan ini sekaligus menyudahi tradisi antrean kupon konvensional yang dinilai rawan memicu gesekan fisik.

Baca Juga: Pertalite Dihapus? Beberapa BBM Jenis Pertalite Dikabarkan Hilang di Sejumlah Wilayah Indonesia

Masalah Kontrol Antrean dan Efisiensi

Pemerintah menjelaskan bahwa model pengantrean konvensional di area kompleks masjid selama beberapa tahun terakhir sudah sangat sulit dikendalikan.

Manajemen Masjid Istiqlal kini memilih metode tertutup guna meminimalisasi potensi risiko keamanan bagi para mustahik yang datang.

Baca Juga: 400 Kader Dikumpulkan di Hambalang, Presiden Prabowo Bentuk Karakter Tangguh Calon Pemimpin BUMN

"Mohon maaf kepada masyarakat luas karena sistem pengantrean langsung itu sangat susah untuk dikontrol," ujar Menag Nasaruddin Umar.

Beliau menegaskan bahwa efisiensi penyaluran menjadi prioritas utama mutlak pada momentum perayaan tahun ini.

Sebagai gantinya, pengurus Masjid Istiqlal akan mengantarkan langsung paket daging kurban melalui lembaga pendidikan tinggi dan majelis taklim.

Baca Juga: Bantah Isu Kepentingan Politik, Ini Alasan Kuat Presiden Prabowo Dorong Reformasi UU Polri

Pasokan pangan tersebut juga diprioritaskan menyasar panti asuhan, komunitas jemaah pengajian, serta jaringan masjid binaan.

Melalui pemangkasan jalur birokrasi lapangan ini, hak para penerima manfaat dipastikan sampai tanpa perlu mengorbankan martabat mereka.

Baca Juga: Keluar Hotel Tanpa Bawa Identitas, Jemaah Haji Asal Indonesia Dikabarkan Hilang

Pola pengantaran langsung ke titik komunitas dinilai jauh lebih efektif meredam gejolak sosial di masyarakat.

Editor : Aditya Novrian
#Idul Adha 2026 #Menag Nasaruddin Umar #Masjid Istiqlal #jakarta #daging kurban