Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Latsarmil Disetop, Kemhan Ubah Konsep Jadi Latihan Bela Negara dan Manajerial usai 5 Peserta Meninggal

Fasya Mumtahanah • Rabu, 1 Juli 2026 | 06:30 WIB
KEPALA BPSDM MENHAN (TENGAH): Sampaikan Kabar Duka Meninggalnya Calon Manajer Kopdes saat Mengikuti Latsarmil (Sumber: Istimewa).
KEPALA BPSDM MENHAN (TENGAH): Menhan Akan Lakukan Evaluasi terhadap Program Latsarmil setelah Lima Peserta Meninggal (Sumber: Istimewa).

JAKARTA, RADAR MALANG – Kementerian Pertahanan (Kemhan) menghentikan program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) kepada Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal (Sekjen) Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan bahwa program tersebut mengalami perubahan di beberapa aspek.

"Kemhan melakukan penyesuaian terhadap pendekatan kegiatan latsarmil. Istilah dan pelaksanaan kegiatan saat ini diarahkan menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial, bukan Latsarmil lagi," kata Rico, Senin (29/6).

Baca Juga: Bertambah Lagi, 5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal saat Ikuti Latsarmil

Dalam penyesuaian tersebut, materi yang bersifat taktis dan teknis militer akan dikurangi, termasuk menghilangkan kegiatan menembak.

“Fokus kegiatan kini diarahkan pada pembentukan kedisiplinan, karakter, kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, wawasan kebangsaan, serta mempersiapkan keterampilan manajerial peserta sebagai calon pengelola koperasi," tambahnya.

Rico juga mengatakan, Kemhan akan lebih memperhatikan kondisi kesehatan para peserta selama pelaksanaan demi memastikan proses pendidikan calon manajer koperasi bisa berjalan aman dan tertib.

Baca Juga: 32 Peserta Latsarmil yang Sedang Hamil Dipulangkan, Kesehatan dan Kemanusiaan Jadi Pertimbangan

Hasil Evaluasi Kemhan

Sebelumnya, Kemhan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap program latsarmil pasca lima orang meninggal saat mengikuti pelatihan. Kelimanya meninggal setelah sempat mengalami penurunan kondisi kesehatan.

Lima peserta yang meninggal tersebut adalah Anisa Muyassaroh, Yonanda Muhammad Taufiq, Novia Rahmadhani Sihotang, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, dan Nola Dya Sari.

"Atas arahan Menteri Pertahanan, penyelenggara program telah mengevaluasi secara menyeluruh terhadap aspek kesehatan," kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia saat konferensi pers di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6).

Baca Juga: Divonis 10 Tahun Penjara Perkara Dugaan Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Akan Ajukan Banding

Kegiatan akan disesuaikan dengan kondisi para peserta, terutama pada latihan fisik. Penanganan medis terhadap peserta yang sakit juga menjadi evaluasi. Menhan meminta agar penanganan tersebut dilakukan dengan lebih cepat dan maksimal.

Selain aspek kesehatan, Ketut mengatakan evaluasi juga dilakukan pada pemberian materi selama pendidikan.

Editor : Aditya Novrian
#latsarmil #Menhan #evaluasi #Kopdes Merah Putih