MALANG, RADAR MALANG – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudayarti Deyang mengumumkan kemundurannya dari jabatan sebagai Kepala BGN melalui status di akun Facebook pribadinya hari ini, Rabu, 22 Juli 2026.
Nanik juga mengungkapkan bahwa Presiden akan menyusun Dewan Pengawas yang akan ditanggungjawabkan pada mantan kepala BGN tersebut.
”Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya (kalau mencereweti kayaknya masih bisa yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akut," tulis Nanik dalam postingan Facebooknya.
Baca Juga: SPPG Sesuaikan Kecukupan Gizi di Menu MBG untuk Golongan 3B
Resmi dilantik sebagai Kepala BGN pada 4 Juni 2026 lalu, masa jabatan Nanik pada posisi tersebut terbilang masih sangat singkat. Meski menjabat hanya hampir 2 bulan, Nanik telah memberikan beberapa keterbaruan dan perbaikan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di antaranya dengan mengganti 5 eselon 1, membuat 11 tim untuk melakukan reformasi total di BGN untuk memastikan penerima tepat sasaran, dan membentuk tim evaluasi untuk 27.877 SPPG yang beroperasi.
Nanik menyampaikan bahwa alasannya mundur dari jabatan tersebut adalah karena sedang ingin melakukan pengobatan jantung di luar negeri. Pihak keluarga Nanik menjadi pendorong utama Nanik dalam proses pengobatan ini. Keluarga ingin Nanik lebih dapat membenahi pola hidup dan fokus memulihkan kesehatan.
Baca Juga: Penerima MBG dari Golongan 3B di Kota Malang Masih Berjumlah 17 Ribu Orang
Selain menyampaikan alasannya mundur dari posisi tersebut, Nanik juga menuliskan ungkapan permohonan maaf pada Presiden Prabowo Subianto. Mantan Kepala BGN tersebut juga menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis ini adalah program investasi pada anak-anak dan tidak bertujuan politis. Nanik terus mendukung program MBG dan mengajak masyarakat untuk percaya akan dampak positif dari program tersebut bagi masa depan anak-anak Indonesia.
Editor : Aditya NovrianSumber : Diolah dari beberapa sumber