KOTA MALANG, RADAR MALANG - Pernah bertanya-tanya bagaimana hujan buatan bisa terjadi? Nyatanya, hujan buatan bukan berarti menciptakan hujan dari langit yang cerah. Proses ini dilakukan dengan memanfaatkan awan yang sudah ada dan memengaruhi proses hujan di dalamnya.
Proses ini dikenal sebagai Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Salah satu bahan yang digunakan dalam proses ini adalah natrium klorida (NaCl) atau garam, yang dapat disebarkan ke awan dengan kondisi tertentu. Bahan tersebut digunakan untuk membantu proses terbentuknya butir air di dalam awan.
Baca Juga: Hujan di Malang Raya Masih Rendah hingga Awal Oktober, BMKG Ungkap Perkiraannya
Bagaimana Proses Hujan Buatan Dilakukan?
Dalam prosesnya, penyemaian awan dilakukan dengan memperhatikan kondisi cuaca dan awan yang tersedia. Bahan semai kemudian disebarkan ke awan melalui metode yang sesuai dengan operasi modifikasi cuaca.
Namun, hujan buatan tidak dapat dilakukan kapan saja. Keberadaan awan dan kondisi atmosfer menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan sebelum proses penyemaian dilakukan.
Setelah awan yang sesuai ditemukan, bahan semai kemudian disebarkan ke dalam awan. Dalam beberapa pelaksanaan OMC, bahan seperti natrium klorida (NaCl) disebarkan menggunakan pesawat yang terbang menuju area awan sasaran.
Bahan semai tersebut kemudian membantu proses kondensasi di dalam awan. NaCl berfungsi sebagai inti kondensasi yang membantu uap air berkumpul menjadi butir air sehingga proses pembentukan hujan dapat berlangsung lebih cepat.
Setelah penyemaian dilakukan, kondisi awan tetap dipantau untuk melihat perkembangannya. Pemantauan dilakukan menggunakan data cuaca, termasuk radar dan informasi atmosfer lainnya. Data tersebut digunakan untuk menyesuaikan pelaksanaan OMC dengan kondisi di lapangan.
Baca Juga: BMKG Sebut Malang Berpotensi Hujan saat Kemarau karena Hal Ini
Jika kondisi awan mendukung, proses hujan dapat berlangsung lebih cepat setelah penyemaian. Namun, OMC tidak bisa menjamin hujan akan turun setiap kali dilakukan karena hasilnya tetap bergantung pada keberadaan dan kondisi awan serta keadaan atmosfer.
Dengan begitu, hujan buatan bukanlah proses menciptakan hujan dari kondisi langit yang cerah. OMC memanfaatkan awan yang sudah tersedia dan memengaruhi proses hujan di dalamnya. Karena itu, kondisi cuaca dan awan tetap menjadi faktor penting dalam prosesnya.
Editor : Aditya NovrianSumber : Dikutip dari berbagai sumber