Foto tersebut dibagikan oleh pegiat media sosial, Eko Kuntadhi di akun Twitter pribadinya.
“Astagah. Wong Depok ini agak gendheng ya. Masa 17 Agustus yang dikibarin di rumahnya malah bendera Palestina,” kata Eko Kuntadhi melalui akun twitter pribadinya, @_ekokuntadhi, Kamis (12/8).
“Orang Palestina sendiri, gak gitu-gitu amat kale,” tambah Eko Kuntadhi.
Pengibaran bendera Palestina di depan rumah warga Depok membuat polisi turun tangan. Kapolsek Beji Kompol Agus Choiron bersama anggota langsung mendatangi pemilik rumah.
Melansir Pojoksatu, Kamis (12/8), kompol Agus memberikan pengertian kepada pemilik rumah mengenai pemasangan bendera yang jadi sorotan tersebut.
Dari penjelasan pemilik rumah, Satrio, bendera Palestina tersebut sudah terpasang sejak lama. Satrio mengaku bendera itu dipasang sejak aksi Save Palestina dan belum diturunkan.
Kini, bendera Palestina tersebut sudah diturunkan dan diganti dengan bendera merah putih. Selain memasang di rumah, Satrio juga memasang bendera merah putih di warung bakso miliknya.
Bahkan Satrio mengklaim lebih dulu mengibarkan bendera merah putih dibandingkan orang lain.
“Di warung juga kita pasang tinggi-tinggi, malah lebih duluan dari yang lain. Orang-orang masih jual-jual di gerobak, kita sudah pasang di warung,” ucap Satrio.
Sumber: Jawa Pos Group Editor : Shuvia Rahma