Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Puguh Wiji Pamungkas Apresiasi Langkah Presiden RI Hapuskan Hutang Petani Nelayan

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Rabu, 6 November 2024 | 21:18 WIB
Puguh Wiji Pamungkas saat memberikan materi didepan pelaku UMKM Perwakilan dari Seluruh Indonesia.
Puguh Wiji Pamungkas saat memberikan materi didepan pelaku UMKM Perwakilan dari Seluruh Indonesia.

MALANG KOTA - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) yang menghapus utang macet usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam bidang pertanian, perkebunan, peternakan perikanan dan kelautan serta UMKM lainnya.

Hal itu tertuang pada PP Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada UMKM pada bidang pertanian, perkebunan, peternakan, dan kelautan serta UMKM lainnya yang ditandatangani Presiden RI Prabowo di Istana Merdeka, Selasa (5/11) sore.

Presiden Nusantara Gilang Gemilang (NGG), Puguh Wiji Pamungkas, memberikan apresiasi positifnya terhadap langkah "gercep" yang dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto ini.

Menurutnya hal ini merupakan langkah strategis untuk menghidupkan kembali gairah perekonomian di level masyarakat bawah.

"Ini merupakan langkah strategis. Kita tahu bersama bahwa ada 60 juta lebih pegiat UMKM di Indonesia ini, mereka adalah cerminan dari kegairahan ekonomi bangsa ini," ujar Puguh yang juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini.

"Dengan dihapuskannya hutang macet yang merundung UMKM, petani dan nelayan yang bisa jadi karena efek pandemi Covid-19 lalu, maka mereka memiliki peluang yang lebih leluasa untuk bangkit kembali", tambahnya.

Lebih lanjut Puguh menyampaikan bahwa hal terpenting yang harus dilakukan oleh petani, nelayan dan UMKM adalah mereka harus secara cepat berbenah.

Mereka juga harus mempersiapkan diri, membenahi manajemen dan menguatkan inovasi agar usahanya bisa terus bertumbuh.

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Langkah #petani #Puguh Wiji Pamungkas #Presiden RI #hapuskan #Apresiasi #nelayan #hutang