Radar Malang - Pembangunan Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, terus berjalan dengan target selesai pada Idul Fitri 2025.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyebut masjid ini dirancang untuk menjadi pusat ibadah dan aktivitas sosial, menggantikan Masjid Istiqlal seiring perpindahan status ibu kota.
"Yang baru kita bangun sekarang masjidnya untuk menjadi masjid negara, jadi mudah-mudahan nanti Idul Fitri (2025) bisa kita pakai," ungkap Basuki Hadimuljono.
Masjid ini akan berdiri megah di atas lahan seluas 32.125 m² dengan luas bangunan mencapai 60.173 m².
Dirancang sebagai tempat yang inklusif, masjid ini mampu menampung hingga 60 ribu jamaah.
Selain bangunan utama yang memiliki empat lantai, fasilitas tambahan juga akan meliputi parkir bus, kendaraan difabel, serta area khusus VVIP.
Pembangunan Masjid Negara IKN menjadi simbol komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menyediakan sarana ibadah yang memadai dan modern bagi masyarakat Indonesia, sejalan dengan Visi Indonesia Maju.
Dengan desain yang menonjolkan harmoni antara fungsi spiritual dan sosial, masjid ini diharapkan menjadi ikon baru di kawasan ibu kota baru.
Proyek ini juga mencerminkan tekad pemerintah untuk menjadikan IKN tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai model pembangunan berkelanjutan yang memperhatikan kebutuhan spiritual dan sosial masyarakatnya. (Dzulfiqar Arifuddin)
Editor : Aditya Novrian