Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Diskualifikasi Peserta SNPMB jika Kirim Foto Selfie

Aditya Novrian • Selasa, 14 Januari 2025 | 19:20 WIB
HARUS PRESISI: Siswa SMAN 10 Surabaya difoto temannya untuk kelengkapan administrasi pembuatan akun SNPMB kemarin. DIPTA WAHYU/JAWA POS
HARUS PRESISI: Siswa SMAN 10 Surabaya difoto temannya untuk kelengkapan administrasi pembuatan akun SNPMB kemarin. DIPTA WAHYU/JAWA POS

Panitia SNPMB Minta Sekolah Ikut Awasi Pembuatan Akun Siswa 

SURABAYA - Siswa SMA/ SMK/MA sudah bisa membuat akun seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru (SNPMB) mulai kemarin sore. 

Beberapa hal harus diperhatikan siswa. 

Yakni kelengkapan foto dan akurasi data pribadi. 

Di samping itu, sekolah juga harus mengisi ranking siswa eligible. 

Koordinator Teknologi dan Sistem Informasi SNPMB 2025 Prof Arif Djunaidy mengatakan, pembuatan akun untuk siswa wajib dilakukan. 

Sebab, akun dihapus tiap tahunnya. 

’’Beda dengan akun sekolah yang sudah tinggal melanjutkan dari tahun lalu,’’ katanya. 

Pembuatan akun siswa resmi dibuka kemarin hingga 18 Februari mendatang. 

Akun itu bisa digunakan untuk mendaftar di jalur seleksi nasional berbasis prestasi (SNBP) dan seleksi nasional berbasis tes (SNBT). 

’’Untuk jalur SNBT, peserta bisa mendaftarkan akun hingga 27 Maret,’’ paparnya. 

Proses pembuatan akun membutuhkan nomor induk siswa nasional (NISN) dan nomor pokok sekolah nasional (NPSN) serta tanggal lahir siswa. 

Arif menegaskan, salah satu aspek penting adalah pasfoto. 

Hingga tahun lalu, sekitar 3 persen siswa menginput foto belum sesuai aturan. 

’’Kalau SNBP, biasanya dipantau sekolah jadi minim kesalahan. Tapi, kalau SNBT yang daftar sendiri, ini masih ada kesalahan,’’ ucapnya. 

Foto yang diunggah harus sesuai ukuran dan bentuknya. 

’’Wajah tegak, kelihatan mata, mulut, hidung. Wajib,’’ jelasnya. 

Termasuk pengguna cadar, diharapkan membuka cadarnya. 

Selain itu, pihaknya masih menemukan foto-foto dengan beragam gaya. 

Misalnya, foto selfie, mirror selfie, foto sedang berlibur, foto diri dari jauh, hingga foto dari keluarga. 

’’Setiap tahun masih ada yang kami diskualifikasi akibat foto,’’ sambungnya. 

Dia berharap kejadian seperti itu bisa terus ditekan. 

Selain panitia SNPMB yang juga masif melakukan sosialisasi terkait foto, sekolah bisa memantau. 

Meski siswa sekarang sudah terbiasa digital, dia berharap mereka bisa lebih memahami aturan yang sudah tertulis. (dya/ai/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Surabaya #ma #Kelengkapan #Siswa Eligible #SNBT #sma #akun #Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) #SMK