RADAR MALANG – Mobil pikap yang membawa bahan kimia, terbakar di depan Mako Brimob, Jalan Gresik, Kecamatan Krembangan, Surabaya pada Selasa (10/2). Polda Jawa Timur melakukan penyelidikan untuk menemukan penyebab pasti insiden tersebut.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan bahwa mobil pikap tersebut telah diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Polisi masih mendalami penyebab pasti pemicu kebakaran. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan pemicu insiden tersebut dari reaksi kimia atau terdapat kendala teknis pada kendaraan.
“Kami memastikan situasi di sekitar lokasi kejadian aman dan terkendali. Proses penanganan lebih lanjut ditangani Polres Tanjung Perak. Saat ini penyelidikan sedang berjalan secara profesional dan transparan,” terang Jules, dilansir dari JawaPos.com, Kamis (12/2).
Ia menuturkan bahwa insiden ini bermula sekitar pukul 17.30 WIB saat pikap jasa angkutan barang online dengan nopol L 9103 CH menerima order pengiriman dari kawasan Pelabuhan Perak menuju Dukuh Kupang.
Ketika melewati Jalan Gresik Gadukan, sopir mendengar ledakan dari bak belakang. Polisi yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung mengamankan area dan berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran untuk penanganan.
“Sampai saat ini tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sedangkan, kerugian material masih dalam proses pendataan,” imbuh Kombes Pol Jules.
Dari peristiwa kebakaran tersebut, polisi melakukan olah TKP dan mengamankan pengemudi untuk kemudian dimintai keterangan. Sejumlah barang bukti, seperti kendaraan juga diamankan guna mengungkap penyebab kebakaran.
Di sisi lain, Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) M Rokhim menyatakan bahwa pihaknya mendapat laporan tentang kebakaran di depan Mako Brimob pada Selasa (10/2) pukul 18.43 WIB.
“Kami mengerahkan 4 unit tempur dan 5 unit tim rescue. Penyebab sementara, mobil pikap ini membawa tablet alumunium fosfida yang terjatuh lalu terbakar di Jalan Mako Brimob. Tidak ada korban dalam insiden ini,” jelas Rokhim.
Baca Juga: Tak Perlu Khawatir Biaya, Ini 5 Beasiswa di Polinema Malang
Penulis: Marsha Nathaniela
Editor : Aditya Novrian