JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menggelar serangkaian rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Jawa Barat, pada Minggu (8/3/2026).
Rapat yang berlangsung dari siang hingga malam hari ini membahas perkembangan isu strategis di dalam dan luar negeri.
Baca Juga: Dampak Konflik Timur Tengah, 85 Persen Kapal Internasional Terlambat Masuk Pelabuhan Tanjung Perak
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Sekretariat Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Rapat terbatas itu dihadiri oleh Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Wamenhan Donny Ermawan.
Hadir pula Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Anton Nugroho dan Dirut PT Pindad Sigit Santosa dalam pertemuan tersebut.
Agenda utamanya mencakup pembahasan strategis seperti pendidikan, evaluasi geopolitik dunia, dan persiapan pemerintah menyambut bulan Ramadan 2026.
Baca Juga: Para Guru di Sentani Jayapura Mogok Mengajar, Ribuan Siswa Terlantar Tanpa Kegiatan Belajar Mengajar
Lebih lanjut, Teddy menjelaskan terdapat lima agenda rapat yang menjadi perhatian Presiden Prabowo. Agenda pertama membahas soal perkembangan sepuluh kampus baru di bidang sains, teknologi, teknik, matematika, dan kedokteran.
Kedua, Presiden mendengarkan laporan terkait perkembangan beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) untuk meningkatkan kualitasnya di tingkat global.
Baca Juga: Profil Elkan Baggott Bek Tinggi 196 Cm yang Kembali Dipanggil Timnas Indonesia
Ketiga, rapat membahas perkembangan kondisi geopolitik dunia seperti perang USA-Israel versus Iran dan situasi di Timur Tengah.
Keempat, Presiden meninjau laporan kondisi mahasiswa asal Palestina yang mendapatkan beasiswa dan berkuliah di Universitas Pertahanan.
Kelima, para menteri melaporkan kesiapan mereka demi kelancaran arus mudik dan aktivitas di Hari Raya Idul Fitri nanti.
Penulis: Satya Eka Pangestu
Editor : Aditya Novrian