”Untuk legiun asing tetap kami perlu. Namun jika tidak bisa menambah pemain, maka akan kami optimalkan skuad yang ada,” kata asisten pelatih tim Arema FC Charis Yulianto.
Menurut dia, tim pelatih sangat percaya dengan komposisi pemain saat ini. Keyakinan tersebut bertambah setelah pria asal Blitar itu menyebut bila skuadnya terus mendapat progres yang baik soal kesiapan fisik.
Dasar lain yakni catatan dari pertandingan sebelumnya. Pada 2 Maret lalu, Singo Edan sukses menundukkan tim Tira Persikabo dengan skor 2-0. Saat itu, pemain asing yang ikut bermain hanya Oh In Kyun saja.
Sedangkan, Jonathan Bauman, Elias Alderete, dan Matias Malvino tidak bisa tampil karena terkendala administrasi. Saat ini, pemain asing yang dipastikan hengkang dari tim adalah Jonathan Bauman dan Oh In Kyun. Kedua pemain tersebut memutuskan untuk mundur setelah tidak menyetujui penyesuaian nilai kontrak. Langkah tersebut juga diambil Roberto Carlos Mario Gomez dan pelatih fisik Marcos Gonzalez.
Lebih lanjut, Charis mengaku jika timnya harus melakukan penambahan pemain, maka yang diprioritaskan adalah gelandang dan penjaga gawang. Dia juga memastikan bila tim tidak mencari pengganti di pos yang tinggalkan Jonathan Bauman. Kenapa begitu? Dia menjelaskan bila posisi striker saat ini sudah diisi barisan pemain yang sangat mumpuni.
Terlebih, striker lokal andalan Arema musim lalu, Dedik Setiawan, dipastikan bisa kembali berpentas di lanjutan Liga 1, Oktober mendatang. ”Untuk kebutuhan, tim pelatih rekomendasinya memang gelandang atau playmaker,” jelas pria berusia 42 tahun itu. Dasar lain soal rekomendasi itu ditujukan untuk langkah antisipasi mundurnya Oh In Kyun dari Arema FC. Di mana pemain asal Korea Selatan itu memutuskan mundur dari percaturan sepak bola nasional.
Selain itu, posisi yang juga perlu penambahan adalah pos penjaga gawang. Hal itu terjadi lantaran Kurniawan Kartika Ajie dipastikan absen dalam lanjutan Liga 1 mendatang. Dia diketahui tengah mengalami permasalahan pada lututnya. Kiper asal Balikpapan tersebut diprediksi bisa kembali ke kompetisi pada pertengahan tahun 2021 mendatang.
”Untuk kiper pastinya kami perlu, sebab sangat riskan kalau hanya punya tiga (pemain),” jelas Charis. Untuk diketahui, saat ini kiper-kiper Arema FC yang tersisa adalah Teguh Amiruddin, Utam Rusdiana, dan Andriyas Francisco.
Sementara itu, untuk kriteria penjaga gawang, pelatih kiper Arema FC Felipe Americo menuturkan kalau pihaknya membutuhkan sosok yang berpengalaman. ”Kami butuh penjaga gawang yang matang,” jelasnya. Sebab, kompetisi Liga 1 bakal berjalan panjang dan bisa dibilang punya atmosfer tinggi.
Pewarta: Galih Prasetyo
Editor : Mufarendra