Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jadwal Liga 1 Masih Abu-Abu, Pelatih Arema FC Khawatirkan Hal Ini

Indra Andi • Rabu, 4 Agustus 2021 | 21:25 WIB
SAYANG ANAK: Eduardo Almeida memberikan instruksi kepada anak asuhnya di laga uji coba Arema FC. Saat ini, ketika memimpin latihan, dia kerap mengajak dua anaknya. (Darmono / Radar Malang)
SAYANG ANAK: Eduardo Almeida memberikan instruksi kepada anak asuhnya di laga uji coba Arema FC. Saat ini, ketika memimpin latihan, dia kerap mengajak dua anaknya. (Darmono / Radar Malang)
MALANG KOTA - Perasaan pelatih kepala Arema FC Eduardo Almeida kini tengah campur aduk. Perpanjangan PPKM level 4 sampai 9 Agustus mendatang membuat tim harus kembali menunda sesi latihan bersama. Kondisi itu membuat hasrat pria asal Portugal itu untuk menjalani debut bersama tim Singo Edan harus kembali tertunda.

Sebelumnya, sejak bergabung dengan Arema FC di awal Mei lalu, juru taktik berlisensi UEFA Pro itu belum sekalipun menjalani pertandingan resmi dengan tim. Dia hanya memimpin Dendi Santoso dan kawan-kawan di laga-laga uji coba. Sejatinya, debut Eduardo bisa terjadi di turnamen Piala Walikota Solo bulan Juni lalu. Namun, karena lonjakan kasus Covid-19 terjadi, ajang itu terpaksa ditunda.

Sekarang, dengan kondisi seperti saat ini, potensi jadwal kompetisi mundur sangatlah terbuka. Sebab bila melihat pengalaman sebelumnya, pemberian izin keramaian umumnya menunggu angka Covid-19 mengalami penurunan. Kondisi tidak bergulirnya Liga 1 juga ibarat Dejavu bagi Eduardo Almeida.

Dikisahkannya saat melatih salah satu Klub di Liga Oman, Sohar FC, dia juga merasakan tidak adanya kompetisi. "Saat itu tidak ada pertandingan untuk saya dan tim, karena Liga di cancel (tidak berjalan)," jelas eks pelatih Semen Padang itu. Lonjakan kasus Covid-19 di sana menjadi salah satu penyebab kenapa Liga Oman tidak berjalan.
Akibat hal tersebut, Eduardo mengungkapkan kalau jalinan kerjasamanya dengan Sohar FC terpaksa berakhir.

Pasca pemutusan itu, dia mengaku sejatinya masih menunggu terkait panggilan kembali di Liga Oman. Namun, karena tidak ada panggilan, dia akhirnya menerima tantangan baru untuk berkarir di Indonesia. Berangkat dari pengalaman di Liga Oman, Eduardo kini sangat berharap kompetisi di Indonesia bisa bergulir. Ia waswas apa yang terjadi di Oman juga terjadi di Indonesia.

Secara umum, ia melihat bila hadirnya sepak bola akan memberikan spirit untuk masyarakat. "Saya yakin semua orang di Indonesia suka sepak bola," jelasnya. Lebih lanjut, Eduardo juga yakin bisa memimpin Dendi Santoso dan kawan-kawan di lapangan hijau. "Tentunya kami senang jika Liga segera berjalan. Akan ada gairah dan hal menarik di tengah upaya kami untuk mendapatkan hasil terbaik," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pada musim 2021/2022 ini, tim Singo Edan menargetkan diri mendapatkan gelar juara. Terpisah, para pemain Arema FC juga berharap tidak ada lagi penundaan Liga. Seperti telah banyak diketahui, tahun 2020 lalu Liga tidak berjalan sama sekali. Lalu jadwal kompetisi disusun ulang untuk digelar pada tahun berikutnya. (gp/by/rmc) Editor : Indra Andi
#Arema FC #Eduardo Almeida #kompetisi Liga 1