Studi menunjukkan bahwa olahraga dapat mengobati depresi ringan secara efektif seperti obat antidepresan tanpa efek samping. Sebagai contoh, sebuah studi baru-baru ini dilakukan oleh Harvard T.H. Chan School of Public Health menemukan bahwa berjalan selama 15 menit sehari atau berjalan selama satu jam mengurangi risiko depresi sebesar 26 persen. Selain mengurangi gejala depresi, penelitian ini juga menunjukkan bahwa mempertahankan jadwal olahraga bisa mencegah penyakitmu kambuh.
Dilansir dari PubMed Central, Selasa (24/08) gaya hidup tanpa olahraga dapat meningkatkan risiko permasalahan kesehatan. Seperti penyakit jantung, diabetes tipe dua, kanker, osteoporosis, dan lainnya. Selain itu, kebiasaan tidak sehat ini juga berperan serta dalam peningkatan kematian dini yang disebabkan oleh berbagai macam komplikasi karena kelebihan berat badan atau obesitas.
Melansir dari UK National Health Service, Selasa (24/08) rekomendasi harian wanita dewasa adalah 2.000 kalori, sedangkan pria dewasa adalah 2.500 kalori dalam sehari. “Olahraga harus diusahakan tetap dilakukan dalam kondisi apapun, apalagi PPKM seperti saat ini. Selama masih doyan makan, wajib olahraga guna membakar kalori, membakar lemak, dan untuk menaikkan massa otot,” ujar coach pusat kebugaran Rin’s Club, Arini Dwi Setyowati, Selasa (24/08)
Jenis olahraga sendiri dibagi menjadi dua, yakni membakar lemak dan menaikkan massa otot. Kegunaannya jenis ini pun disesuaikan dengan kebutuhanmu. Seperti mengurangi lingkar perut, paha, dan pinggul atau menaikkan stamina dan daya tahan tubuh.
“Olahraga untuk membakar lemak dan menaikkan massa otot jelas berbeda. Membakar lemak ya mengurangi lemak tubuh yang efeknya menyusutnya lingkar perut, paha, dan pinggul. Kalau menaikkan massa otot itu buat menaikkan stamina dan daya tahan tubuh,” ujar pelatih yang praktek di Jalan Sidoluhur nomor 10 Kepanjen, Kabupaten Malang itu.
Berikut merupakan olahraga yang membakar lemak sekaligus menaikkan massa otot:
- Squats
Squats melatih beberapa kelompok otot terbesar di tubuh yaitu gluteus maksimus adalah otot yang berada di bagian bokong dan gluteus medius (otot pinggul yang berada di sisi panggul, paha bagian dalam, dan paha belakang) dan paha. Ketika dilakukan dengan benar dengan intensif, squat dapat memperkuat otot latissimus dors, bahu dan otot inti.
Pilihan yang bagus adalah goblet squat, berikut langkah-langkahnya:
Langkah 1: Berdiri tegak dalam posisi kaki terbuka selebar bahu, pegang gagang dumbbell dengan kedua tangan dan tahan secara vertikal di depan dada.
Langkah 2: Dengan punggung tetap lurus, jongkok hingga lipatan pinggul berada di bawah lutut dan bagian atas paha setidaknya sejajar dengan lantai.
- Bicycle Crunch
Bicycle crunches merupakan latihan yang bermanfaat untuk mengencangkan abdomen dan juga membakar lemak-lemak yang terakumulasi di perut dan pinggang seseorang dengan cepat.
Berikut langkah-langkah bicycle crunch:
Langkah 1: Baringkan tubuh dengan posisi telentang di lantai.
Langkah 2: Posisikan kedua tangan di bagian belakang kepala.
Langkah 3: Angkat kedua kaki secara bersamaan. Kemudian, tekuk kaki kiri dan gerakan siku kanan sampai menyentuh lutut kiri. Dan lakukan gerakan serupa pada bagian kaki dan siku lainnya. Ulangi gerakan tersebut secara bergantian.
- Jumping lunges
Tak hanya membakar lemak secara cepat, jumping lunges akan membuat massa otot terutama di area pantat dan kaki makin kuat. Jumping lunges menjadi gabungan latihan kardio dan pembentukan tubuh yang patut kamu coba jika ingin memiliki area bawah tubuh lebih terbentuk seksi.
Berikut langkah-langkah jumping lunges:
Langkah 1: Berdirilah dengan kaki terbuka selebar bahu, dengan inti tubuh terpasang.
Langkah 2: Ambil langkah besar ke depan dengan kaki kanan Anda. Jaga lengan Anda di sisi Anda.
Langkah 3: Geser berat badan Anda ke depan dengan kaki, sehingga tumit Anda menyentuh lantai terlebih dahulu. Kemudian turunkan tubuh hingga kaki depan sejajar dengan lantai. Ini adalah posisi terbawah.
Langkah 4: Melompat, dengan cepat mengganti posisi kaki Anda saat mengudara sehingga kaki kanan bergerak ke belakang dan kaki kiri maju ke depan. Untuk membantu Anda bergerak secara eksplosif, dorong lengan Anda ke udara saat Anda melompat.
Langkah 5: Dengan lembut mendarat kembali ke lantai dalam posisi terjang dasar dengan kaki yang berlawanan di depan.
Nah, itu lah beberapa gerakan yang bisa Anda praktekkan agar tetap bugar meski di rumah saja.
Pewarta: Safa Abrar Ramadhan Editor : Farik Fajarwati