Bergabung bersama Timnas, diakui Rizky menjadi kabar yang menyenangkan, dan juga mengejutkan. Sebab, sejak awal musim ini, dia tidak pernah kepikiran untuk bisa gabung di tim garuda. Feeling itu dia ketahui sebab dari informasi yang dia terima, setiap tim Liga 1 hanya bisa mengirim dua pemain untuk Timnas.
Berangkat dari hal tersebut, Rizky menilai kalau kesempatan yang datang padanya merupakan sebuah rezeki. Dia pun langsung bertekad untuk memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin. Salah satu supaya dia bisa on fire saat berkostum garuda adalah memegang prinsip TSN (tenang, smart, dan ngeyel), yang selama ini diterapkan Arema FC.
”Prinsip itu (TSN) akan menjadi salah satu bekal saya saat membela Timnas,” terang pemain asal Jember itu. Lebih lanjut, Rizky mengakui kalau bermain untuk Timnas adalah mimpinya sejak kecil. ”Salah satu yang saya ingat itu adalah atmosfer pertandingannya. Khususnya saat Timnas main di Indonesia,” tuturnya. Karenanya, dia berharap bisa memberi sumbangsih untuk tim merah putih.
Bergabung Rizky ke Timnas, disebut Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida merupakan hal yang memang layak. Sebab selama ini, full back kanan Arema FC itu memang sudah menunjukkan performa apik di BRI Liga 1. ”Saya doakan semoga dia bisa mendapatkan kesempatan bermain dan membantu Indonesia meraih prestasi terbaik,” tuturnya.(gp/by)
Editor : Bayu Mulya Putra