Mereka adalah Adilson Maringa, Teguh Amiruddin, dan Andriyas Francisco. Jumlah tersebut adalah batas minimal penjaga gawang yang bisa didaftarkan tim di Liga 1. Umumnya, klub-klub lain menggunakan empat penjaga gawang. ”Untuk penambahan kiper, saat ini belum ada rekomendasi (dari tim pelatih, red),” jelas Media Officer Arema Sudarmaji.
Karena itu, di putaran kedua BRI Liga 1, Singo Edan dipastikan bakal tetap mengandalkan ketiga sosok kiper. Sebab, selama ini sektor tersebut juga terbilang punya performa apik. Ya, sebagaimana diketahui, kehadiran Adilson Maringa mampu memberikan kekuatan tersendiri di lini belakang.
Sebelum bersua Bhayangkara FC, pemain asal Brazil itu sukses menciptakan 8 kali clean sheet, serta beberapa kali membantu tim Singo Edan lolos dari kekalahan akibat penyelamatan krusialnya. Ketangguhannya di lini belakang membuat Arema FC jadi tim ketiga yang minim kemasukan gol.
Di tempat lain, Asisten Pelatih Kiper Arema FC Felipe Americo melihat jika stok tiga kiper bukan sebuah masalah. Sebab, ketika putaran pertama lalu, timnya juga tetap sukses dengan komposisi tersebut. ”Yang terpenting adalah bagaimana kami memaksimalkan (kiper) yang ada saat ini,” kata dia. Apalagi, dia melihat bila ketiga sosok kiper tersebut punya kemampuan yang bagus.
”Maringa, Ciko, dan Amir (Teguh) adalah kiper yang mau bekerja. Saya yakin dengan kemampuan mereka,” kata pria asal Brazil itu. Semua kiper menurutnya bekerjasama untuk memberikan yang terbaik untuk Arema FC. Berkat itu, dia meyakinkan bila semua kiper selalu siap ketika dibutuhkan tim. (gp/by)
Editor : Bayu Mulya Putra