Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lawan Persita, Arema FC Tidak Hanya Cukup Unbeaten Saja

Bayu Mulya Putra • Selasa, 15 Februari 2022 | 20:57 WIB
WAJIB MENANG: Kushedya Hari Yudo berebut bola dengan pemain Persita Edo Febriansyah, di laga putaran pertama, Oktober 2021 lalu. Saat itu, kedua tim bermain imbang 2-2. (Riana Setiawan / Jawa Pos)
WAJIB MENANG: Kushedya Hari Yudo berebut bola dengan pemain Persita Edo Febriansyah, di laga putaran pertama, Oktober 2021 lalu. Saat itu, kedua tim bermain imbang 2-2. (Riana Setiawan / Jawa Pos)
BALI - Rekor tidak terkalahkan di 21 laga secara beruntun memang cukup baik.  Namun catatan itu tidak cukup bagi Arema FC untuk bisa menjadi juara BRI Liga 1. Mereka harus tampil lebih menyerang di setiap laga. Tujuannya, agar kemungkinan memenangkan laga lebih terbuka. Sebab, dengan persaingan di papan atas yang kian memanas, tim Singo Edan butuh lebih dari sekadar hasil imbang.

Karena itu, pada laga melawan Persita Tangerang nanti malam (18.15 WIB) di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali, mereka harus bisa membawa pulang poin maksimal. Tambah tiga poin akan menjaga kans juara tim Singo Edan. Sekaligus, mengantisipasi peluang terkudeta tim-tim lain. Seperti Bhayangkara FC yang kini punya poin sama dengan mereka. Lalu Bali United yang ada di nomor tiga, dan hanya terpaut satu poin saja.

Mengenai duel melawan Persita nanti malam, Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida mengakui bila laga itu penting untuk timnya. Sebab, dengan Liga 1 yang menyisakan 10 pertandingan, setiap langkah tim ke depan adalah penentu nasib. ”Artinya siapa yang lebih konsisten, lebih termotivasi, lebih banyak mengambil kemenangan, dan mampu mengendalikan tekanan, maka bisa menjadi juara,” terang pria asal Portugal tersebut saat press conference kemarin sembari menjalani karantina mandiri.

Berangkat dari hal tersebut, Eduardo mengatakan kalau nanti malam tiga poin harus bisa didapatkan timnya. Dan seperti sebelum-sebelumnya, dia memprediksi kalau pertandingan nanti malam bakal berjalan ketat. ”Besok (hari ini) bukan pertandingan yang mudah. Tapi, kami tetap akan berusaha mendapatkan hasil terbaik,” tambah Eduardo.

Misi mengamankan tiga poin dari tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut terbilang bukanlah sebuah misi impossible. Asalkan Jhon Alfarizi dan kawan-kawan mampu menunjukkan permainan layaknya mereka melawan PSS Sleman atau Bhayangkara FC beberapa waktu lalu, maka kemungkinan menang bakal terbuka. Ketika itu, penggawa Tim Singo Edan tampil dengan determinasi tinggi dan semangat untuk mengakhiri laga.

Dari kubu lawan, Persita terbukti selalu mampu mendominasi penguasaan bola. Rata-ratanya sampai 60 persen. Lalu persentase passing mereka juga terbilang tinggi. Rata-rata, Bae Sin Yeong dan kawan-kawan menghasilkan sampai 300-an umpan sukses. Selain harus mampu meredam catatan itu, Arema FC juga perlu lebih tajam pada pertandingan nanti malam.

Terpisah, keinginan Arema FC untuk menang tersebut bakal mendapatkan tantangan cukup besar. Sebab, kubu Persita datang ke laga nanti dengan misi membawa pulang tiga poin. Pelatih Persita Widodo Cahyono Putro menyebut bila timnya sudah mengasah segala aspek untuk mewujudkan misi tersebut. ”Kami sudah menyiapkan semuanya. Baik fisik, taktikal, sampai psikologi,” papar eks pemain timnas tersebut.  (gp/by)

  Editor : Bayu Mulya Putra
#Rekor Arema #arema fc vs persita #BRI Liga 1