BALI - ”Just play. Have Fun. Enjoy The Game”. Ungkapan dari legenda NBA Michael Jordan itu mungkin bisa jadi ’pegangan’ pemain-pemain Arema FC di pertandingan nanti sore. Tekanan dari para pendukung dipastikan tak sebesar laga-laga sebelumnya
Sebab umumnya semua tahu bila kans untuk juara Liga 1 musim ini sangat minim. Di sisi lain, dengan gaya permainan yang cenderung bertahan, ekspektasi dari pendukung Singo Edan mungkin masih sama dengan sebelum-sebelumnya. Tim lawan, yakni Bali United, dipastikan datang dengan grafik yang moncer, skuad bagus, dan tengah bergairah untuk mengumpulkan tiga poin.
Kali terakhir kesebelasan berjuluk Serdadu Tridatu itu gagal menang terjadi pada 7 Februari lalu. Ketika ditahan imbang 2-2 oleh PSM Makassar. Selanjutnya, selama 34 hari ke depan, mereka sukses mencatatkan tujuh kemenangan dan membuat 14 gol. Selama tempo itu, Bali United baru kebobolan tiga kali, dan sudah empat kali mencatatkan clean sheet.
Dari pengamatan Jawa Pos Radar Malang, semua lini di tim Bali United juga berbahaya. Sebab gol bisa lahir dari sektor mana pun. Catatan dari tujuh laga terakhir menyebut bila barisan penyerang sudah menyumbang enam gol. Sementara para gelandangnya sukses membukukan tujuh gol. Sedangkan lini belakang telah menyarangkan satu gol. Gol-gol it lahir dari berbagai skema. Baik itu bola mati atau open play.
Berkaca dari hal tersebut, tidak berlebihan jika Bali United sedikit diunggulkan di laga nanti sore. Apalagi, dalam beberapa laga terakhir, tim Singo Edan juga tengah limbung. Taktik dan strategi permainan mereka tampaknya sudah dibaca lawan. Lantas bagaimana Arema FC bisa meredam determinasi Bali United? Pelatih Kepala Singo Edan Eduardo Almeida memastikan bila semua anak asuhnya bakal mengerahkan segalanya di lapangan. ”Kami sudah melakukan persiapan untuk tampil lebih bagus.
Target kami sama seperti sebelumnya, yakni tiga poin,” jelas juru taktik berusia 44 tahun tersebut. Bagi Eduardo, tidak ada sesuatu yang mustahil dalam pertandingan sepak bola. Meskipun Bali United tengah on-fire dan lebih diunggulkan, dia melihat bila kesempatan mendulang poin tetap ada. ”Saya pikir semua tim mempunyai peluang yang sama sebelum pertandingan,” jelas eks pelatih Semen Padang tersebut. ”Intinya kami akan mencoba menghentikan kelebihan mereka dan mencoba mengeksplor kelemahan Bali United,” tambahnya.
Selain wajib mengantisipasi kelebihan Bali United, Arema FC juga harus mampu mengurangi kesalahan. Pasalnya, Serdadu Tridatu mempunyai barisan penyerang yang berkualitas. Sekali saja kesalahan dibuat, maka bisa berujung fatal. Pada laga nanti sore, mencetak gol lebih dulu juga sangat penting bagi Singo Edan. Sebab, dengan hasil minor di beberapa laga sebelumnya, mereka butuh gol untuk sedikit mengangkat mental pemain di lapangan.
Terpisah, Pelatih Kepala Bali United Stefano Cugurra melihat bila Singo Edan bukan kesebelasan yang bisa diremehkan. ”Mereka tim yang bagus. Sebelumnya juga punya rekor 23 laga tanpa kalah. Karena itu kami harus bekerja keras dan fokus,” kata pelatih asal Brazil itu. Pelatih yang kerap disapa Teco itu melihat kalau Arema FC musim ini dihuni banyak pemain bagus. Mulai dari lini belakang sampai depan. Karena itu, meski beda peringkat di klasemen sementara, dia memprediksi bila timnya tidak akan bisa menang mudah. (gp/by) Editor : Mardi Sampurno