Dalam regulasi itu, menyebutkan jika klub tuan rumah harus menyediakan sekurang-kurangnya 5 persen dari total kapasitas stadion yang tersedia. Namun ketentuan itu dapat dipertimbangkan apabila ada alasan keamanan dan kondisi stadion yang tidak memungkinkan.
Berangkat dari hal itu, tidak heran jika di derby Jatim Sabtu nanti, Panpel Arema FC berani mengambil keputusan untuk tidak memberikan kuota kepada suporter tim Persebaya. Meski secara regulasi tidak melanggar, namun manajemen Singo Edan akan tetap berkirim ke surat kepada operator Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB). ”Kami akan memohon maaf kepada PT LIB karena tidak bisa memenuhi kuota 5 persen untuk suporter tim tamu,” kata Media Officer Arema FC Sudarmaji.
Menurut pria asal Banyuwangi itu, surat tersebut akan segera dikirimkan ke PT LIB. Dia tidak ingin nantinya tim Singo Edan dianggap pilih kasih. ”Sebab di pertandingan sebelumnya suporter tamu boleh datang,” tambahnya. (gp/by) Editor : Mardi Sampurno