Menurut penyerang Arema FC Dedik Setiawan, aktivitas tersebut merupakan salah satu wujud jika pemain tidak lupa dengan insiden kelam 1 Oktober 2022 lalu. Selain itu juga menjadi bentuk respect kepada keluarga korban. ”Kami berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisinya. Dan, mereka yang menjadi korban luka segera sembuh,” ucap pemain dari Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang tersebut. Dedik juga menyebut bila rutinitas itu sangat bagus.
Sebab bagi dia, suporter sudah menjadi bagian dari keluarga besar Tim Singo Edan. Di luar rutinitas tersebut, Dedik mengaku kalau secara pribadi juga selalu mendoakan korban. Dia terbiasa berkirim doa dulu sebelum menjalani latihan. ”Baru setelah itu saya akan mencoba untuk fokus ke latihan atau pertandingan,” kata mantan pemain Persekam Metro FC itu.
Hal senada juga disampaikan Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro. Secara pribadi dia juga sering mendoakan korban. Menurut dia, elemen tim juga berharap yang terbaik untuk mereka yang telah berpulang. ”Semoga yang sakit segera diberikan kesembuhan dan yang meninggal bisa husnul khotimah,” kata mantan pemain Persija Jakarta itu. (gp/by Editor : Mardi Sampurno