JAKARTA - Pelatih Arema FC Joko Susilo cukup yakin bila strateginya untuk laga nanti malam bakal berjalan efektif. Ada beberapa hal yang melatarbelakangi keyakinannya.
Salah satunya karena dia cukup memahami taktik yang kerap diusung Aji Santoso, Pelatih Persebaya Surabaya.
Sebelum gabung Singo Edan, Gethuk-sapaan karibnya mengaku sering berdiskusi dengan Aji Santoso. ”Jadi saya tahu kekuatan Persebaya,” jelas dia.
Kemenangan di laga nanti malam memang cukup krusial bagi Arema FC.
Selain bisa membantu tim finish di peringkat yang lebih baik, kemenangan juga bakal mengakhiri dominasi Green Force-julukan Persebaya, atas Singo Edan.
Sebagai informasi, dalam lima pertemuan terakhir kedua tim di beberapa ajang, Jayus Hariono dkk selalu pulang tanpa poin penuh.
Baca Juga : Recovery Minim, Pelatih Arema FC Pilih Fokus Benahi Lini Depan.
Salah satu contohnya tersaji pada putaran pertama Liga 1 musim ini. Saat itu, Arema FC kalah dengan skor 2-3 di Stadion Kanjuruhan.
Tercatat, dalam lima pertemuan itu, Singo Edan mencatatkan empat kekalahan dan sekali imbang. Kekalahan terakhir Arema FC atas Persebaya itu masih terus membekas.
Sebab, pasca kekalahan itu, meletus lah tragedi paling kelam dalam sepak bola Indonesia. Yakni tragedi Kanjuruhan.
Total ada 135 nyawa yang melayang dalam tragedi tersebut. Memorinya juga masih membekas dalam ingatan Gethuk.
Karena itu, sejatinya dia ingin laga kedua tim dimainkan di Surabaya. ”Kami bermain di mana pun tidak masalah," tuturnya dalam konferensi pers.
"Tujuan kami ingin bermain di Surabaya untuk menunjukkan kalau pengalaman-pengalaman yang kemarin sudah selesai, dan ingin menyetop (permusuhan) itu,” paparnya. (Bersambung ke halaman selanjutnya)
Di klasemen sementara, Singo Edan memang punya peluang untuk memperkecil jarak poin dengan sejumlah tim.
Saat ini, mereka ada di peringkat ke-11, terpaut dua poin dari Persik Kediri di peringkat 10. Lalu terpaut empat poin dengan Persebaya di posisi 9, dan berselisih lima poin dari Persita di posisi 8.
Sadar akan situasi tersebut, Gethuk menargetkan poin penuh pada laga nanti malam.
”Tidak ada alasan bagi kami untuk tidak mendapatkan hasil maksimal,” tegas pelatih berlisensi AFC Pro itu.
Dia memastikan bila pemain-pemainnya tidak gentar dengan rekor pertemuan kedua tim. ”Itu menjadi tantangan kami untuk bisa membuat cerita yang berbeda,” terangnya.
Demi mewujudkan misi, dia mewanti-wanti agar penggawanya tidak membuat kesalahan-kesalahan tak penting.
Baca Juga : Peluang Maringa Main di Laga Kontra Persebaya masih Fifty-Fifty.
Selanjutnya, dia juga memberi perhatian khusus kepada beberapa pemain Persebaya. Seperti Sho Yamamoto dan Ze Valente, yang selama ini menjadi motor serangan Persebaya.
Sementara itu, meski mempunyai track record yang bagus saat melawan Arema FC, Aji Santoso enggan jemawa. Menurutnya, laga melawan Arema FC selalu tak mudah.
”Mereka (Arema FC) mempunyai pemain-pemain berpengalaman yang sudah makan asam garam kompetisi dan ada beberapa pemain yang perlu diwaspadai,” ucap pria asal Malang itu.
Dalam menyambut laga nanti malam, Aji mengaku timnya tetap berusaha melakukan persiapan sebaik mungkin di tengah jeda yang pendek.
Salah satunya dengan memperbaiki konsentrasi timnya di menit-menit akhir laga. ”Saya sudah sampaikan ke pemain dan evaluasi terkait individual error,” jelasnya.
Pada laga sebelumnya, kesempatan menang Persebaya buyar karena gol-gol di menit akhir. Momentum itu terjadi saat mereka melawan Persis Solo, 8 April lalu. (gp/by) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana