Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Nasib Abel Camara di Ujung Tanduk, Kontrak Bisa Saja Tak Diperpanjang

Bayu Mulya Putra • Jumat, 14 April 2023 | 22:16 WIB
KURANG TAJAM: Abel Camara (kanan) ambil bagian dalam sesi latihan di Stadion PTIK, Jakarta, beberapa waktu lalu. Laga nanti malam bisa menjadi laga terakhirnya bersama Arema FC.  (Media Officer Arema FC For Radar Malang)
KURANG TAJAM: Abel Camara (kanan) ambil bagian dalam sesi latihan di Stadion PTIK, Jakarta, beberapa waktu lalu. Laga nanti malam bisa menjadi laga terakhirnya bersama Arema FC. (Media Officer Arema FC For Radar Malang)
JAKARTA - Pertemuan antara Arema FC melawan Bhayangkara FC nanti malam (pukul 20.30 WIB) berpotensi menjadi laga pemungkas bagi sejumlah pemain Singo Edan. Salah satunya yakni penyerang Abel Camara. Pemain asal Guinea Bissau itu diprediksi tidak akan berkostum Arema FC lagi di musim depan.

Salah satu indikasinya terlihat dari performanya di musim ini, yang jauh dari ekspektasi. Pemain bernomor punggung 29 itu tidak mampu menjadi sumber gol tim seperti penyerang sebelumnya. Berdasar catatan koran ini, terakhir kali dia membuat gol terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.

Jarangnya Abel membobol gawang lawan membuat statistiknya kalah dengan penyerang lokal. Saat ini, dia baru mengemas empat gol. Sedangkan Dedik Setiawan telah membuat sembilan gol. Indikasi kedua dia berpeluang meninggalkan tim karena kontraknya belum diperbarui sampai kemarin.

Sebagai informasi, durasi kerja sama antara Abel dan Singo Edan tersaji satu musim saja. Dimulai pada 1 Juli 2020 lalu. Disinggung perihal nasib Abel, Manajer Arema FC Wiebi Dwi Andriyas belum mau berkomentar banyak. Menurutnya, manajemen dan tim pelatih masih fokus dengan pertandingan terakhir.

”Kami masih mau melakukan rapat dulu usai Liga 1 musim ini, sebelum nantinya mengambil keputusan,” kata dia. Baik itu terkait rencana tim ke depan, misi dan visi tim di musim baru, sampai siapa-siapa yang masuk skema tim pelatih pada 2022/2023 mendatang.

Menurutnya, langkah tersebut diambil agar tim lebih kondusif. Selain itu, Wiebie juga ingin para pemain bertanggung jawab dengan tim. ”Kami ingin mereka fight dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di laga terakhir,” ucap bapak tiga anak itu.

Meski belum mau terbuka dengan nasib Abel, namun Owner NZR Grup tersebut tidak menampik kalau kontrak sang pemain tidak panjang. Menurutnya, manajemen lama mengikat pemain 33 itu dengan durasi satu tahun. ”Tapi ada opsi perpanjangan apabila performanya bagus,” kata dia.

Sementara itu berdasar sumber Jawa Pos Radar Malang di internal tim, nasib Abel dengan Singo Edan memang ada di ujung tanduk. Manajemen disebut-sebut tidak puas dengan performanya. ”Klub melihat ada aspek yang kurang di sektor itu (lini depan),” kata sumber yang enggan disebutkan namanya itu.

Bila dibandingkan dengan penyerang sebelumnya, performa Abel memang jauh dari ekspektasi. Sebab di tahun pertamanya berkarier di Indonesia, tercatat Carlos Fortes telah membuat 20 gol dari 31 penampilan.

Terpisah saat koran ini mencoba menghubungi agen Abel Camara Danny Taurus, dia belum mau memberikan keterangan soal nasib kliennya. ”Memang belum ada pembicaraan kontrak,” kata agen berlisensi FIFA itu.

Sementara itu mengenai nasib Abel Camara, Asisten Pelatih Arema FC I Putu Gede mengaku belum tahu. Meski begitu, dia menyebut bila manajemen pasti akan melihat bagaimana performa sang pemain. ”Yang menjadi patokan adalah bagaimana peran pemain,” kata dia. Karena itu lah, dalam beberapa laga terakhir, tim pelatih sudah meminta para pemain Arema FC untuk bekerja keras di lapangan. (gp/by)

  Editor : Bayu Mulya Putra
#Arema FC #BRI Liga 1 #arema fc vs Bhayangkara FC #Abel Camara