KABUPATEN - Komposisi tim pelatih Arema FC kembali berubah.
Kemarin (9/2), manajemen Singo Edan resmi mengakhiri kerja sama dengan Fernando Valente.
Pelatih asal Portugal itu sebelumnya menjadi nakhoda tim sejak Agustus 2023 lalu Sebagai pengganti Valente, manajemen Arema FC menunjuk Widodo Cahyono Putra (WCP).
Mantan pelatih Deltras FC Sidoarjo itu akan mendampingi tim sampai musim ini berakhir.
Dia mendapatkan tugas membawa tim bangkit dan selamat dari ancaman zona merah.
Perlu diketahui, saat ini posisi Arema FC berada urutan 16.
Mereka mencatatkan 21 poin dari 24 pertandingan.
”Manajemen harus bergerak cepat untuk mengubah situasi tim,” ungkap manajer Arema FC Wiebie Dwi Andriyas kemarin.
Dia mengatakan, ke depan Singo Edan harus kembali ke jalur kemenangan. Itu karena untuk memperbesar peluang lolos.
Owner NZR Grup itu menyebut dua alasan menunjuk Widodo C. Putra.
Pertama, Widodo dinilai menjadi pelatih berkarakter.
Kedua, juru taktik berlisensi UEFA Pro tersebut punya pengalaman.
Saat masih aktif bermain, dia mengatakan, Widodo mempunyai karier yang bagus di klub dan timnas.
Sedangkan melatih sudah melanglang buana ke banyak tim.
Di antaranya Bhayangkara FC, Bali United, Deltras FC Sidoarjo, sampai Timnas U-23.
”Figur yang bersahaja dan bisa mengayomi para pemain di lapangan,” paparnya.
Sedangkan General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, penunjukan Widodo juga karena melihat proses adaptasi.
”Pelatih lokal dipilih karena dari sisi adaptasi, mungkin tidak butuh waktu lama. Demikian juga komunikasi dengan pemain,” paparnya.
Lebih lanjut, pria kerap disapa Inal itu menyebut, para pemain sepakat untuk nakhoda tim diisi WCP.
Dia melihat ada semangat kolaborasi yang positif ke depan.
Baginya hal tersebut penting karena proses keluar zona merah butuh performa maksimal semua elemen tim.
Ayah dua anak itu menyebut, WCP tidak bekerja sendiri di Arema FC.
Pelatih 53 tahun itu bakal didampingi satu pelatih kiper.
”Nanti dia dampingi Agung Prasetyo,” ucapnya.
Sebelumnya dia menjadi pelatih kiper di Deltras Sidoarjo.
Di tempat terpisah, WCP mengaku tidak mempunyai banyak alasan menerima pinangan Singo Edan.
”Saya hanya ingin membantu Arema FC lepas zona merah,” paparnya.
Menurutnya, tim masih mempunyai peluang untuk finish di posisi lebih baik.
Sebelum menerima pinangan Arema FC, Widodo mengatakan, awalnya mengembalikan keputusan kepada pemain.
Dia mengutus manajemen untuk menanyakan ke Jayus Hariono Cs apakah mau untuk dia latih.
”Setelah berdiskusi, ternyata pemain welcome dan mau saya membantu mereka,” ucapnya. (gp/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana