MALANG - Tim Bulutangkis Indonesia menutup ASEAN University Games (AUG) 2024 tidak dengan happy ending.
Mereka belum mampu membawa pulang medali emas.
Dalam kejuaraan yang berlangsung mulai 26 Juni - 7 Juli di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM) itu tim merah putih mendapat empat perak dan satu perunggu.
Dalam partai final nomor perorangan kemarin (2/7), tim ganda campuran Indonesia yang diwakili oleh pasangan Muhammad Juan Elgiffani dan Elizabeth Jovita bertemu dengan pasangan Malaysia Yee Hern Wee dan Qi Xuan NG.
Mereka berhasil menang di set pertama dengan skor 21-17.
Namun di set kedua, wakil Negeri Jiran mampu membalikan keadaan dan menang dengan skor 21-17.
Set ketiga berlangsung tanpa perlawanan berarti.
Merah Putih harus mengakui keunggulan Malaysia dengan kekalahan 11-21.
Baca Juga: Pertandingan Pertama AUG ke-21 di UM Dibuka dengan Bulu Tangkis
Jovita mengaku di set kedua, pasangan Malaysia mengganti pola permainannya.
Sehingga mampu membalikan keadaan.
Sedangkan di set ketiga, Jovita menyatakan tidak bisa memberikan perlawanan berarti karena stamina mereka sudah terkuras banyak.
“Mohon maaf kami sudah maksimal, tapi memang belum rejekinya saja,” imbuh Mahasiswi STIE Bhakti Pembangunan Jakarta itu.
Kekalahan kembali ditelan Indonesia di final tunggal putri.
Mewakili Indonesia, Aisyah Sativa Fatetani sudah ketinggalan dari wakil Thailand Pompicha Choeikeewong di set pertama dengan skor 12-21.
Dia kembali kembali harus menerima ketangguhan Choeikeewong di set kedua dengan skor telak 8-21.
Final partai ganda putra pun gagal jadi harapan terakhir Indonesia untuk mendapatkan emas.
Pasangan Muhammad Juan Elgiffani dan Reza Dwicahya Purnama harus takluk dari wakil Malaysia pada dua set berturut-turut.
Baca Juga: UM Ditunjuk sebagai Tuan Rumah ASEAN University Games AUG 2024 Ke-21
Set pertama mereka kalah tipis dengan skor 19-21.
Lalu pada set kedua mereka ketinggalan jauh dengan skor 10-21. (rb1/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana