BATU - Gelaran Batu International Sport Tourism Festival (BISTF) Paragliding Accuracy League 2024 dan International Paragliding Accuracy Championship (IPAC) 4th Series sukses dilaksanakan, Minggu (7/7). Sebanyak 62 atlet asal 3 negara telah menunjukkan kemampuan terbaiknya di perlombaan tersebut. Tak hanya itu, agenda ini juga mencatatkan rekor dengan menggelar 12 round perlombaan.
Sorak sorai para pemenang BISTF Paragliding Accuracy League 2024 dan IPAC 4th Series ramaikan Lapangan Songgomaruto, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu siang itu. Terdapat 4 kategori lomba yang disiapkan dengan 3 hingga 5 pemenang terpilih. Kategori tersebut meliputi Junior U26, Woman, Overall, dan Tim.
Ketua Panitia Paragliding Accuracy League Arif Eko Wahyudi mengatakan, dalam IPAC 4th Series telah mencatatkan rekon dengan menggelar 12 round perlombaan. Hal tersebut belum pernah dilakukan pada IPAC Series sebelumnya. Meskipun telah melakukan 12 round, waktu perlombaan masih tersisa 9 jam. "Hal ini berarti gelaran event paralayang di Kota Batu dapat menampung ratusan atlet paralayang ke depannya," ujarnya.
Dengan terselenggaranya 12 round tersebut akan menjadi catatan di Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) jika Kota Batu mampu memproduksi kejuaraan sekelas kategori 1. Dalam agenda tersebut tingkat kepuasan atlet terhadap layanan, fasilitas, makanan, dan biaya juga baik. Hal ini berdasar dari survei yang dilakukan pada para atlet. "Dari nilai 1 hingga 5, indikator penilaian pada beragam bidang berada di atas angka 4. Ini telah sesuai tujuan kejuaraan yaitu mengedepankan safety, fair, dan service excellent," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq mengatakan, kejuaraan internasional tersebut berlangsung dengan lancar dan aman. Salah satu tujuan penyelenggaraan event tersebut adalah promosi pariwisata Kota Batu di kancah nasional maupun internasional.
Selain itu, penyelenggaraan perlombaan yang bertepatan dengan libur sekolah. Hal ini dapat menjadi opsi destinasi lain untuk kunjungan wisatawan di Kota Batu.
"Kita ingin dengan adanya acara ini, Kota Batu dapat menunjukkan diri ke ranah yang lebih luas. Utamanya di bidang paralayang," katanya.
Di sisi lain, Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai mengaku bangga terhadap perlombaan yang telah berlangsung. Sejauh ini perlombaan berjalan baik dan aman. Bahkan hingga mencatatkan rekor dengan menggelar 12 round perlombaan.
"Harapannya perlombaan ini tak hanya berhenti saat penutupan, tapi berkelanjutan ke depannya," pungkasnya. (sif/lid)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana