ADAPTASI pelatih fisik baru Arema FC Gustavo Correa berjalan dengan lancar.
Tidak ada kesulitan berarti yang dihadapi pelatih asal Brazil itu untuk menyesuaikan diri dengan tempat kerjanya yang baru serta kehidupan di Indonesia.
Bahkan, dia berencana membawa keluarganya untuk menetap di negara itu.
Gustavo bercerita, saat melatih Arema FC merupakan kali pertamanya datang ke Indonesia.
Sebelumnya, dia hanya mendengar nama Indonesia dari teman-temannya yang sudah terlebih dahulu menjadi staf pelatih di tanah air.
Meski baru bergabung dengan Arema FC saat training camp di Bali pada awal Juli lalu, namun pria 37 tahun itu merasa sudah mulai akrab dengan para pemain dan staf pelatih.
Itu karena banyak orang yang bisa berbahasa Portugis di Arema FC.
”Kalau ngobrol dengan lain perlu waktu, karena saya tidak terlalu lancar berbahasa Inggris,” jelasnya.
Saat awal bergabung, pelatih kelahiran 1987 itu tidak kesulitan untuk memimpin latihan fisik.
Itu karena fasilitas yang disediakan Arema FC begitu lengkap.
Namun selama turnamen Piala Presiden 2024 kemarin, dia tidak terlalu banyak membenahi fisik para pemain.
Itu karena jadwal pertandingan yang padat.
Sehingga tim lebih difokuskan untuk menerima materi tactical dari pelatih.
“Karena Liga 1 sudah bergulir, jadi saya mau memberikan lebih banyak materi latihan fisik kepada para pemain,” ujarnya. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana