KOTA Malang terus melahirkan atlet berprestasi.
Adalah Fransisco Aurellio Gultom, siswa SDK Mardiwiyata 2 Kota Malang itu pada Juli lalu berhasil membawa pulang medali emas di kejuaraan internasional.
Dia menjadi terbaik saat tampil dalam ajang TaekwonDo Open Championship 2024, di Selangor, Malaysia.
Bocah yang akrab disapa Chiko itu sukses menyisihkan 34 peserta di kejuaraan itu.
Lawannya merupakan atlet dari sejumlah negara di Asia Tenggara.
Di antaranya Malaysia dan Singapura.
Kepada Jawa Pos Radar Malang, Fransisco Aurellio Gultom menjelaskan mempersiapkan diri untuk ajang itu selama tiga minggu.
Dia dibimbing oleh klub Internasional Taekwon-Do Federation (ITF) Indonesia di Kota Malang.
”Waktu itu setiap hari latihannya,” jelasnya Kemudian pada awal Juli, tim ITF Indonesia berangkat ke Malaysia.
Chiko bergabung dengan enam atlet lainnya.
Di awal, dia sempat tidak percaya diri.
Itu karena Chiko baru pertama kali mengikuti turnamen internasional.
Sehingga masih merasa gugup sebelum pertandingan.
Bahkan, beberapa jam sebelum bertanding dia sempat sakit perut.
Tapi, berkat motivasi yang diberikan pelatih, siswa kelas lima SD itu kembali bangkit.
Dia tampil percaya diri menghadapi lawan-lawan tangguh dari negara lain.
Babak penyisihan dan semifinal dilewati Chiko dengan kemenangan mutlak.
Sampai di final, Chiko harus berjuang cukup ekstra.
Itu karena lawannya yang berasal dari Malaysia mempunyai postur tubuh yang lebih besar darinya.
Sehingga dia sempat kesulitan untuk memberikan perlawanan.
”Saking kuat lawannya, sampai alas pelindung kaki terlepas,” tuturnya.
Akibat itu, kaki Chiko sempat mengalami cedera.
Namun berkat kelihaiannya gerakannya dan arahan dari pelatih, Chiko akhirnya bisa unggul atas lawannya tersebut.
Dia menang dengan poin tipis 2-1. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana