Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Stadion Soepriadi Kandang Arema FC, Perbaikan Lapangan Masuk Tahap Akhir

Galih R Prasetyo • Rabu, 4 September 2024 | 20:30 WIB
PROGRES POSITIF: Rumput lapangan Stadion Soepriadi mendapat perawatan intensif kemarin. Perbaikan tuntas bulan Oktober.
PROGRES POSITIF: Rumput lapangan Stadion Soepriadi mendapat perawatan intensif kemarin. Perbaikan tuntas bulan Oktober.

MALANG KOTA- Usaha Arema FC menjadikan lapangan Stadion Soepriadi lebih bagus sebelum laga kandang bulan Oktober berjalan positif.

Saat ini proses perbaikan masuk tahap akhir.

Kandang sementara Arema FC itu tinggal menunggu rumput baru yang ditanam pekan lalu tumbuh sempurna.

Nanti, seusai melewati tahap tersebut lapangan Stadion Soepriadi diklaim bisa segera untuk digunakan.

Tapi, selama proses menumbuhkan rumput tersebut diwajibkan tidak ada aktivitas di stadion yang berada wilayah Blitar itu.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menjelaskan, proses rumput tumbuh membutuhkan waktu sekitar tiga minggu.

Proses tersebut merupakan waktu paling ideal untuk mendapat kualitas rumput yang baik.

”Tapi untuk mendapat rumput sempurna butuh waktu satu bulan,” jelasnya kepada wartawan koran ini kemarin.

Karena itu, Arema FC rela selama bulan September menjalani laga away secara beruntun atau tidak bermain di Blitar dulu.

Bagi klub, situasi itu sudah menjadi risiko saat tim ingin dapat kualitas rumput yang maksimal.

Menurutnya, proses perbaikan yang sudah dilakukan sejak bulan lalu harus dijaga untuk berjalan baik.

Pria yang akrab disapa Inal itu menjabarkan, sejatinya kualitas rumput Stadion Gelora Soepriadi sudah bagus.

Karena itu, lolos proses assessment dari PT LIB pada awal Agustus lalu.

Tapi, kondisi tanah terlalu keras. Akibatnya, perlu dilakukan penataan terhadap struktur permukaan tanah. ”Karena itu rumput harus diangkat dan ditanami kembali,” jelasnya.

Inal menyebut semua pekerjaan ditangani pihak kontraktor lapangan asal Boyolali Lestarindo.

Keinginan Singo Edan, dengan dikerjakan pihak ahli bisa membuat lapangan bagus dan bisa menunjang tim berlaga di sana.

Sebagai informasi, Arema FC sempat ditegur oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada pertengahan Agustus lalu.

Menyusul kualitas lapangan homebase mereka yang selalu dikeluhkan tim tamu.

Sehingga harus segera diperbaiki. Lebih lanjut Inal menjabarkan, Arema FC diperkirakan melakoni laga home di Stadion Soepriadi pada 19 Oktober nanti.

Saat itu, Jayus Hariono akan menjamu Malut United.

Harapan manajemen klub dengan kualitas lapangan yang sudah upgrade membuat penggawa Singo Edan menunjukkan performa terbaik.

Arema FC ditarget bisa mendapat kemenangan perdana di saat berstatus tim tuan rumah.

”Tentunya, kami harus mengakhiri puasa kemenangan di kandang,” paparnya.

Inal menambahkan, renovasi lapangan Stadion Gelora Soepriadi memakan biaya yang tidak sedikit.

Sehingga dia berharap semua pihak dapat menjaga kualitas lapangan sehingga tetap bagus.

Keinginannya Arema FC dirawat bersama-sama. Di tempat terpisah, Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli merasa senang dengan proses perbaikan lapangan.

Menurutnya tim membutuhkan kualitas lapangan yang baik saat berlaga dan berlatih. ”Fasilitas yang baik sangat membantu.

Karena itu kami respect dengan manajemen klub yang selalu mengupayakan,” katanya. Joel tidak sabar kembali bermain di kandang.

Dia dan tim rindu bermain di hadapan Aremania yang memberi dukungan.

Harapannya adalah segera meraih kemenangan di laga home. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Arema FC #Singo Edan #stadion soepriadi