KABUPATEN - Perjalanan Arema FC di tujuh laga awal BRI Liga 1 di bawah nakhoda Joel Cornelli mengalami perbaikan dibandingkan musim lalu.
Pelatih asal Brasil itu membuat Singo Edan lebih minim kebobolan dan berada di posisi papan tengah saat ini.
Seperti diketahui, musim 2023/2024 lalu kemenangan perdana tim baru didapatkan pekan ke-11.
Pada waktu itu kondisi tersebut berakibat Arema FC harus rela masuk zona merah pada awal musim.
Lalu, pada akhir kompetisi hampir turun kasta. Meski membuat performa tim menanjak saat ini, tapi mantan juru taktik Al-Riyadh tersebut tidak boleh jemawa.
Itu karena, capaian poinnya dalam tujuh laga awal bukan yang terbaik di antara pelatih kepala sebelumnya.
Perolehan poin nakhoda tim berusia 57 tahun itu hanya unggul dari Milan Petrovic yang menjadi pelatih Arema pada musim 2018.
Lalu, lebih tinggi dibandingkan duet Joko Susilo dan I Putu Gede musim 2023/2024 lalu.
Jumlah poin yang Joel kumpulkan dalam tujuh laga awal melatih Arema FC sama dengan dikoleksi Milomir Seslija pada 2019 lalu. Tapi, lebih sedikit dibandingkan Aji Santoso dan Eduardo Almeida.
Joel mengatakan, tidak mudah untuk mengasuh para pemain Arema FC di awal musim ini. Itu karena, dari musim sebelumnya kondisi klub tidak baik-baik saja.
”Kami juga harus menghadapi lawan-lawan kuat saat awal musim. Liga 1 musim ini lebih kompetitif,” paparnya.
Selain itu, terjadi perombakan komposisi pemain yang cukup besar di Arema FC musim ini. Alhasil, sejumlah pemain masih perlu beradaptasi.
Pada musim ini, Arema FC mempertahankan 17 pemain. Lantas melepas delapan penggawa.
Mereka menambah tujuh pemain lokal dan delapan legiun asing. Meski begitu, Joel tidak merasa khawatir dengan capaian dirinya dan tim sekarang.
Baginya tim mengalami perkembangan yang positif dari laga awal sampai pekan ke-7 kompetisi.
Salah satunya hanya sekali dan mengoleksi tujuh poin dalam empat laga away beruntun. Menurutnya kondisi setiap musim berbeda-beda.
Mulai dari situasi internal tim sampai persaingan di kompetisi. Karena itu, dia tidak ingin membandingkan pencapaiannya dengan para pelatih di musim lalu.
”Liga masih panjang, banyak hal yang bisa terjadi ke depan,” jelas dia.
Di tempat terpisah, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, poin yang menjadi perhatian manajemen adalah perkembangan positif tim.
Baginya, kondisi tim saat ini jauh lebih baik dibanding musim lalu. ”Yang paling penting, semua bisa merasa memiliki klub ini,” tutur pria asal Malang itu.
Pria kerap disapa Inal itu melihat, Joel merupakan sosok pelatih yang dapat menciptakan suasana kebersamaan dalam tim.
Karena itu dia optimistis, posisi Singo Edan akan lebih baik. Terlebih memulai Liga 1 dengan baik. ”Kami tetap percaya kepada tim pelatih dan para pemain,” kata Inal. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana