RADAR MALANG - Setibanya Timnas Indonesia di China pada Jumat (11/10/2024) sore waktu setempat, mereka disambut oleh mahasiswa Indonesia yang berada di sana.
Kehangatan menyelimuti kedatangan Timnas Indonesia di China.
Perhimpunan Pelajar Indonesia Tiongkok (PPIT) yang berada di Qingdao turut menyambut kedatangan Timnas Indonesia di Bandara Internasional Qingdao Jiadong.
Para mahasiswa yang menyambut tampak begitu antusias melihat kedatangan Timnas Indonesia. Bendera Merah Putih dan spanduk penyemangat pun dikibarkan.
Menanggapi laga kontroversial melawan Bahrain, Ketua PSSI Erick Thohir meminta skuad Garuda fokus pada pertandingan selanjutnya melawan Cina dan meraih 3 poin.
"Ada banyak opini tentang laga Timnas melawan Bahrain. Tapi, saya harap para pemain dan tim pelatih sudah melupakan itu. Kini harus fokus melawan China. Buktikan kita bisa mencuri poin lebih (kemenangan) di kandang lawan," kata Erick dalam unggahan video YouTube Liputan6 Sport.
Keesokan harinya, Timnas Indonesia langsung mengadakan sesi latihan di Stadion Qingdao Tiantai (12/10/2024).
Pertandingan selanjutnya akan digelar di Stadion Qingdao Youth Football pada Selasa, 15 Oktober 2024 pukul 19.00 WIB.
Pagi itu, pemain Timnas Indonesia tampak antusias menjalani latihan, mempersiapkan diri menghadapi laga selanjutnya melawan Cina.
Pelatih Shin Tae-yong membagi dua kelompok latihan perdana di China.
“Karena perjalanan panjang, hampir sepuluh jam, jadi hari ini latihan dibagi menjadi dua grup. Di hotel, pemain yang bertanding melawan Bahrain mendapatkan materi di pusat kebugaran. Sedangkan pemain yang tidak bermain kemarin berlatih normal di lapangan,” ujar Shin Tae-yong dalam unggahan YouTube PSSI.
Terkait kondisi pemain, Coach Shin mengatakan tidak ada kendala berarti.
Hanya Sandy Walsh dan Jordi Amat yang sempat mengalami cedera ringan, namun mereka akan segera pulih dalam waktu dekat.
“Selain Jordi Amat dan Sandy Walsh yang mengalami cedera ringan, semuanya baik-baik saja. Kita hanya perlu beradaptasi dengan waktu dan cuaca karena cuaca di sini berbeda dengan sebelumnya,” tambahnya.
(Septi Alina)
Editor : Aditya Novrian