CABOR gulat Kota Batu membidik target tinggi di Porprov Jawa Timur 2025 nanti.
Mereka berambisi menjadi juara umum di kejuaraan tersebut.
Demi mewujudkan misi itu, atlet gulat Kota Batu ditarget meraih lima emas, dua perak, dan satu perunggu.
Sebagai informasi, pada Porprov Jatim 2023 lalu, gulat Kota Batu finish di peringkat dua.
Mereka mengoleksi lima emas dan satu perunggu.
Raihan itu kalah tipis dengan Kabupaten Malang yang menjadi juara umum.
Mereka meraih lima emas, dan dua medali perak.
Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Batu Iwan Pratama mengatakan, sudah mempersiapkan sejumlah cara untuk tampil lebih baik.
Salah satunya melakukan latihan lebih panjang. Pegulat Kota Batu sudah bersiap untuk Porprov Jatim ke IX sejak 2023 lalu.
Mulai bulan November.
”Beda dengan tahun lalu, kali ini kami benar-benar tidak ada jeda untuk berhenti latihan,” tutur dia.
Selain itu, PGSI Kota Batu akan mengirim atlet lebih banyak dibanding Porprov Jatim sebelumnya.
Saat ini mereka mempunyai 12 atlet yang menjadi proyeksi event multi cabang olahraga itu.
”Masih ada empat lagi yang masih menjadi cadangan,” jelas Iwan.
Menurutnya, atlet-atlet itu tengah menunggu keputusan dari KONI Kota Batu untuk dimasukkan ke program Pusat Pelatihan Kota (Puslatkot).
Itu karena, mereka perlu menyerahkan sertifikat prestasi lomba terlebih dahulu sebelum gabung pemusatan latihan.
Iwan menjelaskan, ke depan akan terus menambah jumlah atlet proyeksi Porprov Jatim 2025.
Itu karena, pihaknya ingin menurunkan atlet di 21 kelas yang dipertandingkan.
”Semakin banyak amunisi, peluang menjadi juara umum akan meningkat,” katanya.
Pada Porprov Jatim nanti, PGSI Kota Batu diuntungkan dengan daerah lain yang bakal tampil pincang.
Itu menyusul, tidak bisa menurunkan atlet andalan yang berprestasi akibat regulasi usia. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana