KABUPATEN - Dua kemenangan beruntun di laga away tidak membuat Joe Cornelli pelatih Arema FC dan stafnya berhenti bekerja keras.
Joe Cornelli dihadapkan sejumlah tantangan sebelum Arema FC menghadapi pekan ke-12 BRI Liga 1, 3 Desember nanti.
Salah satunya, harus mencari komposisi pemain anyar.
Sebagai informasi, Singo Edan berpeluang kehilangan tujuh pemain saat menghadapi Persita Tangerang nanti.
Penyebabnya, penggawa andalan tim dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas dan alami cedera.
Pemain Arema FC terbaru yang harus menepi Thales Lira.
Sedangkan Syaeful Anwar, Jhon Alfarizi, Daffa Fahis, dan Salim Tuharea masih menjalani pemulihan.
Pemain Singo Edan bergabung dengan skuad Garuda Arkhan Fikri dan Achmad Syarif Maulana.
Keduanya akan mulai training camp di Bali hari ini.
Berpeluang kehilangan pemainpemain tadi tentunya bukan kabar yang menggembirakan.
Apalagi, selama ini Arkhan, Achmad, selalu menjadi pilihan utama tim mengisi slot pemain U-22. Dan, Thales diandalkan di jantung pertahanan.
Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli tidak menampik situasi itu cukup membuat tim pelatih harus putar otak.
Penyebabnya, opsi pengganti nama-nama tersebut tidak banyak.
Lalu, sejumlah pemain pengganti punya karakter berbeda.
”Kami punya Iksan Lestaluhu, Tito (Hamzah Titofani), Salim Tuharea, Anwar Rifai. Tapi, perlu ada penyesuaian taktik,” katanya.
Seperti diketahui, Iksan dibandingkan Achmad tidak punya banyak jam terbang di Liga 1.
Meski begitu, Joel enggan mengeluh.
Dia mengatakan, bersama tim pelatih sudah mulai mencari solusi.
Diskusi sudah dilakukan seusai melawan Madura United, pekan lalu.
Lantas, seperti apa skema anyar yang akan digunakan Joel untuk menghadapi situasi itu?
Pelatih asal Brasil itu memastikan akan meramu ulang komposisi lini tengah.
Sebab selain Arkhan, Pablo Oliveira juga absen akibat akumulasi kartu kuning.
”Kami akan mencoba untuk menurunkan dua orang di antara Julian Guevara, Jayus Hariono, Shulton Fajar, dan Muhammad Rafli,” jelas Joel.
Menurutnya, opsi itu bisa membuat lini tengah tetap solid.
Alasannya, mereka punya kemampuan menyerang dan bertahan yang bisa menunjang permainan tim.
Sementara rotasi untuk posisi full back, Joel memilih akan memaksimalkan peran dua eks Madura United.
Iksan dan Rifad Marasabessy dituntut maksimal di posisi.
Bayu Setiawan akan terus didorong meningkat performanya.
Dia melihat, tim perlu maksimal di posisi full back.
Itu karena, posisi itu menjadi pelengkap dan memperkuat skema permainan tim.
Karena itu, waktu persiapan selama sembilan hari sebelum melawan Persita akan dimaksimalkan mencari komposisi anyar.
Eksperimen, skema permainan akan dimaksimalkan setiap hari.
”Kami beruntung punya waktu jeda panjang saat ini,” katanya.
Sementara itu, Iksan Lestaluhu mengatakan, selalu siap jika diberikan kepercayaan oleh pelatih.
Meski baru bermain sebanyak dua pertandingan, dia sudah tidak lagi merasa gugup berlaga.
”Yang penting persiapan harus maksimal,” tutur dia. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana