Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Panjat Tebing Kota Malang Dua Hari, Borong Medali Emas

Galih R Prasetyo • Selasa, 3 Desember 2024 | 20:18 WIB
BERPRESTASI: Atlet Panjat Tebing Kota Malang Louis Deo Sabda Tama (kanan) berlaga di nomor lead di orda 2024 di Kota Surabaya, Minggu lalu (1/12).
BERPRESTASI: Atlet Panjat Tebing Kota Malang Louis Deo Sabda Tama (kanan) berlaga di nomor lead di orda 2024 di Kota Surabaya, Minggu lalu (1/12).

ATLET panjat tebing cilik asal Kota Malang Louis Deo Sabda Tama berhasil unjuk gigi di Festival Olahraga Masyarakat Daerah (Forda) Jawa Timur 2024.

Dia berhasil mendapat dua medali emas di event yang berlangsung di Kota Surabaya itu.

Medali itu didapatkan di nomor speed dan lead kategori delapan tahun ke bawah.

Pertandingan nomor speed berlangsung pada 30 November lalu.

Louis berhasil finish dengan waktu 9 detik.

Unggul 2 detik dari pesaing terdekatnya.

Sementara nomor lead dia berhasil mencatatkan waktu 2 menit 19 detik.

Lebih cepat 35 detik dari peserta peringkat kedua.

Pelatih Kawi Sport Climbing Dedy Setiawan mengatakan, prestasi anak asuhnya itu tidak didapatkan dengan mudah.

Itu karena, harus ekstra menjaga kondisi fisik, fokus, dan konsentrasi.

Itu mengingat, jadwal pertandingan yang padat.

”Dalam dua hari harus bertanding sebanyak empat kali,” jelas pria berusia 49 tahun itu.

Itu karena, Louis harus menjalani babak kualifikasi dan final di masing-masing nomor.

Di tambah, wall untuk nomor lead cukup sulit.

Menurutnya, prestasi siswa SD Santa Maria Kota Malang itu tidak lepas dari keseriusan saat proses persiapan.

Sejak awal November lalu, Louis sudah rutin berlatih.

Dia berlatih lebih keras dibanding peserta lain.

Itu karena, umumnya menempa diri dengan wall setinggi 15 meter.

Sementara untuk Forda hanya 10 meter saja.

Dedy melihat, hal itu menjadi faktor anak asuhnya bisa unggul jauh dibanding peserta lainnya.

Dia berharap, Louis bisa mempertahankan performanya.

”Tidak boleh berpuas diri, harus tetap giat latihan,” ujar dia.

Itu karena, Louis masih akan menghadapi dua turnamen dalam dua pekan ke depan.

Di antaranya Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Bhayangkara (Mapara) Climbing Competition Rektor Cup SeJatim di Surabaya.

Lalu Kejurprov Panjat Tebing Jatim 2024 di Lumajang. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Dua Hari #borong medali emas #panjat tebing #Kota Malang