PERTEMUAN antara Arema FC melawan Persik Kediri, kemarin, tidak sekadar laga big match untuk Joel Cornelli.
Pelatih Kepala Arema FC itu juga bereuni dengan nakhoda Persik Kediri Marcelo Rospide.
Sebelum sama-sama berkarier di sepak bola Indonesia, kedua sosok tersebut sudah bersahabat.
Kepada Jawa Pos Radar Malang Joel mengatakan, dia dan Marcelo berasal dari tempat yang sama di Brasil.
Tinggal di wilayah bernama Rio Grande.
Mereka membangun karier kepelatihan dari wilayah tersebut bersama-sama.
”Kami selalu berada di kelas yang sama saat kursus kepelatihan di Brasil,” katanya.
Mulai kursus kepelatihan level terendah sampai mendapat lisensi profesional beberapa tahun lalu.
Karena itu, dia sangat mengenal Rospide dan senang akhirnya bisa berhadapan.
Joel mengatakan, terakhir berjumpa dengan juru taktik Macan Putih itu pada akhir 2007.
Pada waktu itu, dirinya yang terlebih dahulu meninggalkan Negeri Samba.
Saat itu pelatih berusia 57 tahun itu merantau ke Arab Saudi untuk bergabung dengan Al-Ain FC Reserve.
Sementara Rospide menghabiskan waktu 10 tahun menjadi nakhoda tim di klub-klub Brasil.
Baru pada tahun 2019, hijrah ke Tiongkok untuk menjadi juru taktik Meizhou Hakka.
Pelatih berusia 53 tahun itu dikontrak selama semusim di sana.
Meski begitu, Rospide yang lebih dulu bekerja di Indonesia dibandingkan Joel.
Dia menjadi pelatih Persik Kediri mulai musim kompetisi 2023/2024 sampai sekarang.
”Saya tahu Marcelo merupakan pelatih yang bagus,” tutur Joel.
Karena itu, dirinya sangat respect terhadap nakhoda Persik Kediri itu.
Menurutnya, laga kemarin berjalan ketat dan kompetitif. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana