JUMLAH pertandingan Porprov Jawa Timur 2025 di Kota Malang bertambah.
Itu menyusul, terdapat penambahan dua venue untuk kejuaraan itu.
Pertama untuk cabor wushu. Kedua untuk cabor pencak silat.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi menjelaskan, wushu akan menggunakan GOR Ken Arok.
Sementara, pencak silat akan berlangsung di gedung milik Universitas Islam Malang (Unisma).
Penambahan itu berdasar pengajuan KONI Jawa Timur, 23 Desember lalu.
Baihaqi mengatakan, menjalin kerja sama dengan pihak ketiga untuk menyediakan venue untuk pertandingan di Porprov Jatim 2025.
Di antaranya Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Islam Malang, Universitas Islam Negeri Malik Ibrahim, dan Universitas Muhammadiyah Malang.
”Kami juga menggunakan lapangan Badminton Platinum Araya dan GOR Bima Sakti,” tutur dia.
Baihaqi mengatakan, kerja sama itu melalui mekanisme sewa.
Nanti, pemerintah dan pihak pengelola venue akan membahas besaran biaya yang dibutuhkan.
”Target kami semua venue siap pada akhir Mei tahun depan,” ujarnya.
Dia optimistis, penyelenggaraan Porprov Jatim di Kota Malang bisa berjalan dengan maksimal.
Itu karena, semua venue yang mereka sediakan sudah pernah digunakan untuk kejuaraan olahraga tingkat nasional sampai internasional. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana