Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Polemik Nama Arema Mencuat Lagi, AI Mengguggat Balik, Akademi Arema Ngunut Ganti Nama

Galih R Prasetyo • Senin, 30 Desember 2024 | 18:37 WIB
PATUHI SOMASI: Pemain Akademi Arema Ngunut (kanan) bertanding di Piala Soeratin U-15 Jawa Timur, 8 Desember lalu.
PATUHI SOMASI: Pemain Akademi Arema Ngunut (kanan) bertanding di Piala Soeratin U-15 Jawa Timur, 8 Desember lalu.

MALANG KOTA - Somasi PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) terkait penggunaan nama Arema di bidang sepak bola mendapat beragam respons.

Akademi Arema Ngunut menerima surat peringatan itu.

Sementara itu, Arema Indonesia (AI) berencana menggugat balik PT AABBI.

Sebagai informasi, 12 Desember lalu, PT AABBI yang menaungi Arema FC mengirimkan somasi kepada tiga pihak.

Di antaranya, Arema Indonesia (AI), Akademi Arema Ngunut, dan Putra Arema sebagai SSB.

Mereka dituntut tidak menggunakan nama Arema.

PT AABBI mengklaim, sebagai pemegang nama Arema yang sah.

Itu karena, telah terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM.

Hal itu ditunjukkan lewat nomor pendaftaran IDM00065610 yang terbit pada 20 September 2019.

Lalu, nomor pengumuman BRM1715A pada tanggal 13 Maret 2017.

Kepada Jawa Pos Radar Malang, Pendiri Akademi Arema Ngunut Singgih Pitono mengaku kaget saat mendapat surat somasi.

Itu karena, sudah 12 tahun dia mendirikan sekolah sepak bola itu di Kabupaten Tulungagung.

Namun, tidak pernah ada masalah sampai saat surat teguran itu dikirimkan oleh PT AABBI.

”Padahal, sejak tahun 2012 itu, saya izin pakai nama Arema secara langsung ke Manajer Arema FC Pak Rudi Widodo dan dipersilakan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, dia mengaku, semua jajaran pelatih Arema FC dulu ikut peresmian Akademi Arema Ngunut.

Tujuan pertama berdirinya Akademi Arema Ngunut untuk mengirimkan bibitbibit pemain potensial ke Akademi Arema yang ada di Malang.

Karena itu, dia sempat tidak berkenan saat dikirimkan surat somasi PT AABBI.

Menurutnya, itu membuat pihaknya seperti menggunakan nama Arema secara serampangan.

”Kalau ada perubahan kebijakan, cukup lewat telepon saja,” ungkap pria berusia 57 tahun itu.

Meski begitu, Singgih akhirnya legawa dan menuruti somasi dari PT AABBI.

Mereka sudah menentukan nama baru.

Rencananya akan bernama Akademi Sepak Bola Singgih Pitono.

”Kalau ini untuk kebaikan Arema, saya akan turuti,” ucapnya.

Kuasa Hukum PT Arema Indonesia Erpin Yuliono mengatakan, pihaknya akan membawa persoalan surat somasi I PT AABBI ke jalur hukum.

Mereka akan mengirim surat somasi balasan.

Seusai itu meneruskannya ke Pengadilan Niaga Surabaya.

”Arema Indonesia merasa, sudah terdaftar di Kemenkumham RI sejak 2004 dengan NPWP PT Arema Indonesia,” tuturnya.

Tidak hanya itu, dia juga mengatakan, legalitas Arema Indonesia diperkuat masuknya Yayasan Arema sebagai salah satu pemegang saham klub.

Yayasan itu sudah disahkan lewat SK Menkumham No AHU AH.01.06317 pada tanggal 9 Mei 2012.

Lalu mempunyai nomor NPWP 02.378.491.1623.000.

”Kalau merasa benar, jangan somasi, gugat saja Kemenkumham RI. Kami ada Yayasan Arema 2004, lalu terbarui tahun 2010 dan tahun 2012,” tutur Erpin.

Karena itu, dia mengatakan, Arema Indonesia siap ke jalur hukum.

Mantan Manajer Arema Indonesia Haris Fambudy mengaku kaget dengan surat somasi yang dikirimkan PT AABBI.

”Selama ini adem adem saja, kenapa tidak sejak dahulu dipersoalkan” ucap dia kepada Radar Malang.

Menurutnya, pihak klub tetap memegang keyakinan, Arema Indonesia secara legal sah.

Itu karena, sejak Kongres Tahunan PSSI 2017, status Arema Indonesia sudah dipulihkan.

Karena itu kembali bisa mengikuti kompetisi yang diselenggarakan federasi sepak bola di Indonesia itu.

Haris menjelaskan, PSSI harus tetap menghormati dan menjalankan keputusan yang sudah ditetapkan pengurus sebelumnya.

Menurutnya, Asprov PSSI Jatim yang mengganti nama mereka menjadi Xxxxx Indonesia tidak tepat.

Sebab, harus ada keputusan dari PSSI pusat terlebih dahulu. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#akademi #Arema