Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Perbakin Kota Batu Terpaksa Nomaden untuk Gelar Latihan

Galih R Prasetyo • Sabtu, 1 Februari 2025 | 19:50 WIB
TERKENDALA FASILITAS: Atlet menembak Kota Batu membidik sasaran dalam sesi di Lapangan Tembak Vicadha, Singosari, pekan lalu. (PERBAKIN KOTA BATU FOR RADAR MALANG)
TERKENDALA FASILITAS: Atlet menembak Kota Batu membidik sasaran dalam sesi di Lapangan Tembak Vicadha, Singosari, pekan lalu. (PERBAKIN KOTA BATU FOR RADAR MALANG)

PERSIAPAN cabor menembak Kota Batu untuk Porprov Jawa Timur 2025 belum bisa berjalan dengan ideal.

Itu karena, mereka masih terkendala fasilitas latihan.

Salah satu aspek yang menjadi problem mereka tidak punya tempat menembak.

Ketua Persatuan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin) Kota Batu Makroji mengatakan, sampai saat ini di Kota Batu belum punya lapangan menembak.

Akibatnya, mereka harus berlatih di luar Kota Batu.

Di antaranya Kota Malang dan Kabupaten Malang.

”Kami dulu sering latihan di lapangan menebaknya Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Malang,” jelas Makroji.

Tapi tidak bertahan lama.

Itu karena, venue itu sering dipakai untuk keperluan instansi terkait.

Perbakin Kota Batu sempat ingin bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat.

Namun, lapangan menembak mereka hanya mempunyai jarak 25 meter.

Sementara, ada nomor yang target sasarannya harus berjarak 41 meter.

Batu berlatih di Lapangan Tembak Vicadha Divisi 2 kostrad, Singosari, Kabupaten Malang.

Dengan tarif per-orang Rp 20 ribu. ”Tapi kami kesulitan kalau terus berlatih seperti itu,” tutur Makroji.

Itu karena, sekali latihan mereka harus merogoh kocek sebesar Rp 260 ribu.

Saat jadwal latihan empat kali dalam sepekan, total anggaran yang harus dikeluarkan adalah Rp 1,04 juta. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#porprov #Kota Batu #persiapan #nomaden #fasilitas #perbakin