Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC Sulit Tingkatkan Jumlah Penonton Laga Kandang

Galih R Prasetyo • Jumat, 14 Februari 2025 | 00:25 WIB
TIDAK SESUAI HARAPAN: Dalberto Luan Belo (kanan) berusaha menjangkau bola dalam laga BRI Liga 1 pekan ke-22 melawan PSM Makassar di Stadion Soepriadi, Senin lalu (10/2). (MO AREMA FC FOR RADAR MALANG)
TIDAK SESUAI HARAPAN: Dalberto Luan Belo (kanan) berusaha menjangkau bola dalam laga BRI Liga 1 pekan ke-22 melawan PSM Makassar di Stadion Soepriadi, Senin lalu (10/2). (MO AREMA FC FOR RADAR MALANG)

Stadion Soepriadi Masih Sepi di Putaran Kedua

MALANG KOTA- Pemandangan tribun Stadion Soepriadi sepi masih sering terlihat saat Arema FC menjalani laga kandang putaran kedua.

Dari tiga laga home terakhir, hanya melawan Persib Bandung jumlah penontonnya lumayan.

Berdasar data PT Liga Indonesia Baru (LIB) tercatat ada 1.164 penonton dalam laga 24 Januari itu.

Grafis jumlah penonton laga kandang
Grafis jumlah penonton laga kandang

Jumlah tersebut baru mengisi delapan persen dari kapasitas total Stadion Soepriadi.

Perlu diketahui, stadion berada di wilayah Kepanjen Kidul, Kota Blitar itu punya kapasitas 15.000 penonton.

Sedangkan saat laga melawan PSM Makassar Senin lalu (10/2), jumlah penontonnya 201 orang.

Angka tersebut lebih banyak dibandingkan saat Arkhan Fikri dkk menghadapi Bali United.

Pada waktu itu, Stadion Soepriadi hanya terisi 121 orang.

Kondisi itu membuat Arema FC menempati peringkat 17 terkait jumlah penonton laga kandang.

Pertandingan home mereka paling minim di antara klub BRI Liga 1 asal Jawa Timur.

Tercatat, masih lebih banyak Madura United.

Dari total 10 laga kandang sudah dilewati Singo Edan, rata-rata jumlah penontonnya 663 orang.

Angka itu baru mengisi 4,4 persen kapasitas Stadion Soepriadi.

Jumlah penonton laga home belum banyak, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi berharap kondisi serupa tidak terjadi lagi ke depan.

Menurutnya, Charles Lokolingoy dkk butuh dukungan pemain ke-12 di laga home selanjutnya.

”Support Aremania sangat penting untuk tim. Saya pikir pemain juga berharap mendapat dukungan langsung lebih besar,” katanya.

Berdasar pengalamannya, nyanyian dan koreografi dari Aremania memberi kekuatan tambahan untuk elemen tim.

Karena itu, dia optimistis semakin besar dukungan langsung untuk tim, akan memberi efek positif untuk penggawa Singo Edan.

Situasi itu dibutuhkan untuk menghadapi dua laga home berikutnya.

Pria kerap disapa Inal itu melihat, PSS Sleman dan PSIS Semarang bukan lawan bisa dipandang sebelah mata.

Arema FC perlu mengerahkan kemampuan terbaik untuk bisa meraih hasil maksimal.

”Semoga saat laga home berikutnya, tim mendapat dukungan lebih besar,” katanya.

Disinggung terkait penyebab jumlah penonton masih minim, mantan manajer bisnis Arema FC enggan banyak berkomentar.

Menurutnya, ada beragam faktor yang menjadi pemicunya.

Tapi, dia yakin hal tersebut tidak akan terus terjadi di laga kandang selanjutnya.

Khususnya, saat Singo Edan sudah bermain di Stadion Kanjuruhan.

Sementara itu, Pelatih Kepala Arema FC Ze Gomes berharap mendapat dukungan lebih banyak dari Aremania di laga selanjutnya.

Menurutnya, support pemain ke-12 adalah kekuatan untuk tim.

”Motivasi dan kepercayaan diri pemain akan lebih kuat dengan bermain di hadapan Aremania,” katanya. (gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Arema FC #penonton sepi #Laga Kandang #BRI Liga 1 #arema fc malang #psm makassar