PERSIAPAN Unggul FC Malang menghadapi Pro Futsal League (PFL) seri Papua hari ini terasa lebih berat.
Alasannya, Andres Teran dkk harus rasakan perjalanan away terpanjang sebelum melawan Fafage Banua.
Mereka berangkat Rabu malam (19/2) sampai di Jayapura Kamis pagi (20/2).
Manajer Unggul FC Malang Usa Laksono menjelaskan, total perjalanan tim sekitar delapan jam.
Selama waktu itu, penggawa tim harus merasakan tiga kali transit.
”Sepertinya perjalanan ke Singapura jauh lebih cepat dibandingkan away ini,” canda Usa kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin.
Perjalanan away Unggul FC Malang sebelumnya hanya sekitar dua jam.
Itu karena PFL pekan ke-5 berlangsung di Makassar.
Usa menjabarkan, perjalanan tim dimulai dari Bandara Juanda pukul 19.28 WIB menuju Makassar.
Sampai di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pukul 21.55 WITA.
Seusai itu perjalanan udara dilanjutkan ke Sorong dari Makassar pada pukul 03.45 WITA.
Tiba di tempat itu 06.55 WIT.
”Dari Bandara Domine Eduard Osok, Sorong lanjut ke Bandara Sentani Jayapura pukul 07.45 WIT.
Sampai 09.55 WIT,” terang pria asal Malang itu.
Karena itu, aktivitas latihan tim ditiadakan setelah tiba di Jayapura.
Tujuannya, memberikan waktu para pemain untuk full recovery atau istirahat.
”Hari ini (kemarin) kembali latihan sekaligus melakukan uji coba lapangan,” kata Usa.
Meski begitu, tim pelatih Unggul FC Malang sudah menyiapkan antisipasi.
”Para pemain tim dibekali suntik atau inject vitamin C sehari sebelum keberangkatan bertempat di RS Hermina,” kata dia. (gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana