BLITAR - Arema FC berpeluang mencetak gol cepat pada pertandingan melawan PSIS nanti sore (15.30) di Stadion Soepriadi, Blitar.
Sebab, PSIS sering kebobolan pada menit-menit awal.
Dari enam laga terakhir, mereka kemasukan tujuh kali pada babak pertama.
Dari tujuh gol itu, satu di antaranya bahkan tercipta pada menit ketiga.
Kemudian satu gol pada menit ke-20.
Sementara lima gol lainnya menerjang jala gawang PSIS pada menit ke-30 hingga 35.
Saat kebobolan terlebih dahulu, PSIS sering sulit untuk mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.
Dari total enam laga terakhir, klub berjuluk Mahesa Jenar itu kalah tiga kali saat lawan berhasil cetak skor lebih dulu.
Mereka bahkan dua kali kehilangan poin akibat lawan sukses comeback.
Memanfaatkan catatan kelemahan lawan itu, Pelatih Kepala Arema FC Ze Gomes memberi tugas anak asuhnya untuk langsung tancap gas.
Yakni menekan sejak awal laga agar segera mendapatkan gol.
”Unggul (cetak gol dulu) dari lawan memberi keuntungan untuk tim kami,” papar pelatih berusia 48 tahun itu.
Dengan mencetak gol terlebih dahulu, Gomes yakin hal itu akan memberi efek positif secara psikis dan teknis.
Para penggawa Singo Edan bakal lebih percaya diri.
Lalu, tim punya kesempatan mengontrol jalannya laga.
Sebab, tim yang tertinggal atau kebobolan lebih dahulu hanya fokus segera menyamakan kedudukan.
Akibatnya, secara permainan tidak sulit untuk ditebak dan diantisipasi.
”Kami hanya perlu bertahan dengan baik (solid) dan melakukan transisi cepat,” kata nakhoda asal Portugal itu.
Gomes mencontohkan laga melawan PSS pada 17 Februari lalu.
Saat itu, Arema FC sukses mencetak gol keempat, kelima, dan keenam memanfaatkan celah di pertahanan lawan.
Jarak antara pemain di lini PSS renggang akibat mereka berusaha menyamakan skor.
Demi mengoptimalkan kemampuan para pemain dalam melakukan penyelesaian akhir, Charles Lokolingoy dkk sudah dibekali latihan finishing.
Menu latihan itu diberikan dalam tiga hari terakhir.
Para pemain mempertajam kemampuan membobol gawang lawan lewat skema kombinasi, bola mati, sampai aksi individu.
Salah satu kemampuan membobol gawang lawan yang diasah tim pelatih adalah melakukan tendangan dari luar kotak penalti.
”Kami harus punya banyak opsi (mencetak gol) untuk mendapat hasil maksimal,” katanya.
Dalam laga nanti sore, Arema FC juga mempunyai keuntungan lain.
PSIS tidak tampil dengan kekuatan penuh.
Mereka kehilangan dua pemain bertahan Alfeandra Dewangga dan Lucas Barreto.
Penyerang Arema FC Charles Lokolingoy mengatakan, saat ini tim sedang dalam kondisi yang bagus.
Tim pelatih sudah memberikan informasi terkait kelebihan dan kekurangan lawan.
Lalu, elemen tim juga dibekali skema set-piece.
”Besok (hari ini) tinggal kami memaksimalkan strategi yang sudah dipersiapkan,” kata dia.
Sementara itu, Pelatih Kepala PSIS Semarang Gilbert Agius berusaha menatap laga nanti sore dengan percaya diri.
Menurutnya, tim melakukan persiapan dengan cukup baik.
Melakukan perbaikan dan evaluasi kekurangan di laga sebelumnya.
”Kami sudah mengantongi kelemahan lawan (Arema FC),” ucapnya.
Dia bahkan mengaku sudah melihat beberapa celah yang bisa dimaksimalkan para penggawa Mahesa Jenar.
Termasuk mengurangi kesalahan yang berpotensi dimanfaatkan lini depan Arema FC. (gp/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana