MALANG KOTA - Arema FC kembali tidak sendirian menggunakan Stadion Soepriadi, Blitar dalam lanjutan laga Liga 1 Indonesia. Seusai berbagi dengan NZR Sumbersari. Ke depan Singo Edan akan menggunakan kandang PSBR Blitar itu bersama Persik Kediri.
Kemarin, manajemen Macan Putih dikabarkan mengajukan peminjaman ke Pemkot Blitar. Berbagi kandang dengan tim Jawa Timur menjadi pertama untuk Arema FC dalam tiga musim terakhir. Dikonfirmasi terkait potensi berbagi homebase dengan tim rival, manajemen Arema FC tidak membantahnya. ”Kabar Persik berkandang di Stadion Soepriadi, betul,” kata Manajer Bisnis Arema FC Munif Bagaskara Wakid, kemarin.
Sudah dilakukan komunikasi dan ada pemberitahuan kepada Singo Edan Menurutnya, manajemen klub tidak mempermasalahkan hal tersebut. Memberi lampu hijau ke Macan Putih untuk menggunakan stadion berada di wilayah Kepanjen, Kota Blitar itu.
Ada dua hal yang menjadi alasannya. Pertama, jadwal laga kandang antara Persik dan Arema FC tidak bentrok. Khususnya selama bulan Ramadan ini. Sedangkan di luar waktu itu, jadwal laga home kedua tim hanya sama saat akhir musim nanti atau pekan ke-34. Sedangkan alasan kedua, manajemen klub memahami situasi tim kompetitornya itu. ”Intinya kami tidak mempermasalahkan. Karena mereka (Persik) tidak banyak opsi juga,” katanya.
Sedangkan terkait potensi rumput kurang maksimal karena Stadion Soepriadi digunakan dua klub untuk laga sepak bola? Munif menjabarkan, klub percaya pihak pengelola stadion bisa mengatasi hal itu. Menurutnya, Arema FC baru mengajukan izin penggunaan Stadion Soepriadi untuk satu laga home. Rencananya, Julian Guevara dkk bermain di sana saat lawan Barito Putera, 13 Maret nanti. ”Kami akan melakukan komunikasi dengan direksi klub untuk lang kah selanjutnya,” katanya.
Munif menjabarkan, harapan besar klub kembali bermain di Stadion Kanjuruhan. Ingin tampil di hadapan Aremania dan pulang ke rumah seusai jadi tim musafir. Perlu diketahui, animo pendukung Arema FC menyaksikan langsung aksi Dendi Santoso cs di Stadion Soepriadi tidak banyak. Rata-rata penonton laga kandang Singo Edan hanya 663 orang.
Senada dengan Munif, Ketua Askot PSSI Blitar Yudi Meira juga membenarkan Persik Kediri akan berkandang di Stadion Soepriadi. ”Berdasar surat yang kami terima, mereka akan melawan PSM di sini (Blitar),” paparnya. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Soepriadi dua hari sebelum laga home Arema FC pekan ke-27. Macan Putih melawan Juku Eja pada Selasa 11 Maret. Dia percaya, Stadion Soepriadi siap untuk laga kedua tim tersebut. ”Bukan pertama, Stadion Soepriadi digunakan dua klub satu strata kompetisi,” katanya.
Sebelumnya, tim Liga 2 melakukan hal serupa pada 2024 lalu. Sementara itu, Pelatih Kepala Arema FC Ze Gomes enggan bicara terkait situasi itu. Baginya, yang terpenting laga kandang harus dimaksimalkan. ”Fokus utama kami raih hasil terbaik,” katanya. (gp)
Editor : A. Nugroho