Penggawa Tim Diharapkan Jaga Pola Makan
KABUPATEN- Individual training tidak serta-merta membuat penggawa Unggul FC Malang bebas.
Andres Teran dkk diwajibkan untuk tetap disiplin.
Baik itu dalam mengatur waktu istirahat, beban latihan, sampai asupan makanan.
Terkait aspek terakhir itu, penggawa tim berlogo singa bermahkota itu diharuskan menjaga gizi dan nutrisi.
Tujuannya, supaya performa mereka tidak turun jauh saat kembali latihan bulan April nanti.
Dan, selama Ramadan program individual training bisa dimaksimalkan.
Karena itu, tim pelatih Unggul FC Malang tidak segan memberi hukuman kepada elemen tim yang mengabaikan kewajibannya.
Salah satu sanksi yang akan diterapkan berupa denda untuk pemain yang berat badannya naik drastis.
Punishment untuk pemain yang kembali latihan dengan tim terlambat dan tidak sesuai jadwal.
Pelatih Fisik Unggul FC Malang Abdul Manan mengatakan, aturan tersebut dibuat tanpa paksaan.
Sebelumnya, sudah didiskusikan bersama di antara pemain, tim pelatih, dan manajemen klub.
”Sanksi denda untuk pemain yang berat badannya naik drastis merupakan kese pakatan bersama (elemen tim),” paparnya.
Sebelum pemain latihan mandiri di rumah masing-masing elemen tim sudah menyadari dampak saat tidak disiplin.
Karena itu, saat terjadi pelanggaran aturan dipastikan dilakukan pemain dengan sadar.
Alhasil, klub tidak segan memberi sanksi.
Pelatih fisik Timnas Futsal itu mengatakan, kebugaran akan menjadi modal berharga untuk tim.
Alasannya, penggawa Unggul FC Malang tidak punya banyak waktu untuk bersiap di Nation Cup.
”Saat pemain kembali ke Malang tidak dengan kondisi nol, akan lebih mudah untuk mereka memak simalkan persiapan,” paparnya.
Menurutnya, meningkatkan level fisik perlu waktu.
Saat pemain datang ke Malang tidak dalam kondisi bugar, akan menyulitkan tim pelatih dan pemain.
Level fisik tidak ideal berpotensi membuat pemain alami cedera.
Lantas, berapa berat badan ideal yang harus dicapai pemain Unggul FC Malang.
”Toleransi dari tim pelatih, berat badan pemain hanya boleh naik sekitar satu sampai dua kilogram,” ucapnya.
Lebih dari itu, elemen tim akan langsung diminta untuk bayar denda.
Meski begitu, Abdul tidak meminta pemain untuk hindari takjil dan pemain diharuskan hanya mengonsumsi makanan sehat selama Ramadan.
Vicky Irawan cs diperbolehkan makan apa saja.
Asalkan, tetap harus mengontrol berat badan.
Tim pelatih Unggul FC Malang sadar, latihan mandiri merupakan momentum pemain untuk nostalgia di rumah.
Bisa mencoba wisata sampai cari makanan khas daerah.
Manajer Unggul FC Malang Usa Laksono mengatakan, aturan tersebut dibuat tidak kaku.
Tujuannya, klub tidak ingin memberi beban ke elemen tim.
”Kami ingin kondisi mereka tetap terjaga dan enjoy menjalani program dari rumah,” paparnya.
Harapannya, elemen tim kembali kerja keras.
Dan berusaha raih poin maksimal setiap laga.
Karena perjalanan tim masih panjang. (wb3/gp)
Editor : A. Nugroho